Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DeepSeek dan OpenAI Bersaing Ketat dalam Teknologi AI yang Lebih Murah dan Efisien

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1y ago) artificial-intelligence (1y ago)
27 Jan 2025
32 dibaca
1 menit
DeepSeek dan OpenAI Bersaing Ketat dalam Teknologi AI yang Lebih Murah dan Efisien
CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan kekagumannya terhadap model AI baru dari startup China, DeepSeek, yang disebut R1. Model ini diklaim lebih murah dan memiliki kemampuan yang setara dengan model-model dari perusahaan AS, termasuk OpenAI. Hal ini membuat beberapa saham teknologi dan energi turun, dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan perusahaan besar seperti Meta. Altman percaya bahwa permintaan akan AI akan terus meningkat dan berjanji bahwa OpenAI akan menghadirkan model-model yang lebih baik di masa depan. DeepSeek menggunakan metode yang lebih efisien dalam menganalisis data dengan hanya memanfaatkan sedikit chip komputer dibandingkan dengan perusahaan AI besar lainnya. Mereka juga telah membuka akses model mereka untuk umum, sehingga siapa saja bisa membangun produk menggunakan teknologi tersebut. Namun, ada kekhawatiran mengenai kebijakan privasi DeepSeek yang menyimpan data pengguna di server di China dan mengumpulkan informasi sensitif. Meskipun demikian, DeepSeek berhasil meraih posisi teratas di App Store Apple, meskipun ada laporan bahwa mereka menyensor konten yang sensitif secara politik.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Efisiensi dalam pemakaian komputasi adalah kunci menuju aksesibilitas AI yang lebih luas dan merata secara global.
Fei-Fei Li
Ketersediaan model open-source dari DeepSeek bisa mempercepat inovasi tetapi juga harus diimbangi dengan perhatian serius terhadap isu etik dan keamanan data.