DeepSeek Dituding Gunakan Model OpenAI Saat Pengembangan AI Murah Meriah
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
30 Jan 2025
173 dibaca
1 menit

OpenAI mengungkapkan bahwa startup AI asal China, DeepSeek, mungkin telah "tidak pantas" menggunakan hasil kerja dari model-model OpenAI dalam pengembangan model AI mereka. DeepSeek telah menciptakan model R1 yang bersaing dengan model o1 milik OpenAI, namun dengan biaya yang jauh lebih rendah. OpenAI menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki indikasi bahwa DeepSeek mungkin telah meniru teknologi mereka, dan mereka berkomitmen untuk melindungi teknologi yang mereka miliki dengan bekerja sama dengan pemerintah AS.
Isu ini juga menyoroti kontroversi yang lebih besar mengenai penggunaan data yang "tersedia untuk umum" dalam pelatihan model AI. Beberapa perusahaan AI, termasuk OpenAI, telah menghadapi tuntutan hukum terkait pelanggaran hak cipta karena menggunakan data tanpa izin. Selain itu, pendekatan DeepSeek yang lebih hemat biaya telah menyebabkan kekhawatiran di pasar, termasuk penurunan nilai pasar Nvidia, yang dikenal sebagai penyedia chip canggih untuk AI.
Analisis Ahli
David Sacks
Ada bukti kuat bahwa DeepSeek menggunakan teknik distilasi dari model OpenAI, dan ini dapat memperlambat perkembangan model tiruan jika tindakan pencegahan diterapkan.
