Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga, Yen Diprediksi Terus Menguat Tahun Ini

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
24 Jan 2025
48 dibaca
1 menit
Bank of Japan Naikkan Suku Bunga, Yen Diprediksi Terus Menguat Tahun Ini

AI summary

Yen Jepang diperkirakan akan menguat lebih lanjut setelah Bank of Japan (BOJ) memberikan sinyal positif dengan menaikkan suku bunga acuan. Pada hari Jumat, BOJ menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang merupakan kenaikan terbesar dalam 18 tahun. Para analis percaya bahwa kebijakan ini akan mendukung penguatan yen, dan mereka memperkirakan bahwa yen akan mengalami apresiasi terhadap dolar AS dalam waktu 12 bulan ke depan. Namun, semua mata kini tertuju pada konferensi pers Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, untuk melihat arah kebijakan selanjutnya.Beberapa analis juga mencatat bahwa dengan adanya kenaikan suku bunga, ada kemungkinan BOJ akan melakukan kenaikan lebih lanjut di masa depan, terutama jika inflasi terus meningkat. Meskipun ada harapan untuk penguatan yen, ada juga risiko bahwa jika Gubernur Ueda mengisyaratkan perlunya dukungan lebih lanjut, pasar mungkin akan kembali membeli dolar AS. Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan bahwa BOJ berada di jalur yang lebih hawkish, dan pasar akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

Experts Analysis

Homin Lee
BOJ akan melewati batas 0,5% dan yen kemungkinan akan menguat secara bertahap terhadap dolar AS dalam 12 bulan ke depan.
Wee Khoon Chong
Kenaikan suku bunga mendukung penguatan yen, dan konferensi pers Ueda dapat menggerakkan USD/JPY ke tingkat yang lebih rendah.
Eugenia Victorino
Waktu kenaikan berikutnya bergantung pada pesan Gubernur Ueda, dengan kemungkinan kenaikan berikutnya pada Juni.
Richard Franulovich
BOJ menunjukkan sisi hawkish dengan revisi CPI dan risiko kenaikan suku bunga lebih lanjut jika inflasi tetap tinggi.
Sean Callow
Bahasa dalam pernyataan BOJ menunjukkan kenaikan suku bunga akan berlanjut, dengan inflasi terjaga di 2% hingga 2026.
Editorial Note
Kebijakan hawkish BOJ menunjukkan perubahan signifikan dalam pendekatan moneter Tokyo yang selama ini dikenal sangat longgar. Namun, penguatan yen yang terlalu cepat dapat memperlambat ekspor Jepang, sehingga BOJ harus hati-hati dalam mengelola komunikasi agar tidak memicu volatilitas pasar yang berlebihan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.