TLDR
Permintaan akan energi terbarukan meningkat seiring dengan penurunan biaya dan kesadaran lingkungan. Pada tahun 2025, energi terbarukan menyumbang 34 persen dari total pembangkitan listrik global. Diperkirakan kapasitas energi terbarukan global akan meningkat hampir 4.600 GW antara tahun 2025 dan 2030. Pomodo.id - Pertumbuhan penggunaan energi terbarukan mengalami peningkatan yang signifikan di seluruh dunia, terutama di bidang pembangkit listrik. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk biaya yang lebih terjangkau dibandingkan bahan bakar fosil dan manfaat lingkungan yang lebih baik. Dalam tahun 2025, sumber energi terbarukan menyumbang 34 persen dari total pembangkit listrik global. Kenaikan ini diperkirakan akan berlanjut, dengan kapasitas energi terbarukan global yang diprediksi akan naik hampir 4.600 gigawatt antara tahun 2025 hingga 2030.Data pendukung menunjukkan bahwa dengan permintaan energi terbarukan yang semakin tinggi, perusahaan dan pemerintah di berbagai negara mulai berinvestasi lebih banyak dalam pengembangan infrastruktur dan teknologi energi hijau. PT PLN (Persero), misalnya, sebagai perusahaan listrik negara Indonesia, dapat memanfaatkan momentum ini untuk beralih dari ketergantungan pada energi fosil menuju energi yang lebih berkelanjutan. Dengan energi terbarukan yang semakin terjangkau, terdapat peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan penggunaan energi bersih, yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.Namun, meskipun ada peningkatan yang signifikan dalam penggunaan energi terbarukan, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Untuk sektor energi, ketergantungan pada energi fosil tetap tinggi, dan beberapa negara, termasuk Indonesia, masih berjuang untuk mengimplementasikan transisi energi secara efisien. Masih banyak daerah yang terisolasi atau belum terjangkau dengan teknologi energi terbarukan, yang mengakibatkan ketidakmerataan akses terhadap listrik yang bersih dan efektif. Selain itu, adanya biaya awal yang tinggi untuk instalasi sistem energi terbarukan dapat menjadi hambatan bagi banyak pihak untuk beralih.Perkembangan ini memberikan dampak yang cukup besar bagi generasi muda di Indonesia, terutama dalam hal peluang karir dan investasi. Dengan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja di sektor energi terbarukan, ada peluang bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk memasuki bidang yang cepat berkembang ini. Keahlian dalam teknologi energi bersih, seperti panel surya dan wind turbine, akan menjadi sangat dicari di pasar kerja. Selain itu, investasi di sektor ini dapat menjadi pilihan yang menjanjikan, karena sebagian besar perusahaan dan pemerintah akan terus alokasikan dana untuk mengembangkan infrastruktur energi bersih yang lebih efisien.
Energi terbarukan adalah sumber energi yang berasal dari sumber-sumber yang dapat diperbarui dan tidak akan habis, seperti tenaga surya, angin, dan hidro. Sumber energi ini penting karena mampu mengurangi emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih untuk generasi masa depan. Salah satu kesalahpahaman umum adalah bahwa energi terbarukan lebih mahal dibandingkan dengan energi fosil. Namun, sebenarnya, biaya energi terbarukan semakin menurun, menjadikannya lebih kompetitif dan bermanfaat bagi keberlanjutan jangka panjang.
Dalam konteks Indonesia, seiring berkembangnya adopsi teknologi energi terbarukan, ke depan kita dapat melihat peningkatan investasi di sektor ini. Hal ini bukan hanya bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan energi, tetapi juga untuk pengembangan teknologi dan inovasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Generasi muda yang terlibat dalam sektor ini berpeluang untuk menjadi pelopor dalam transformasi energi Indonesia, mengarah pada industri yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan keahlian yang tepat, mereka tidak hanya dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi diri mereka dan masyarakat luas.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 31 Okt 2026, 18.05 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)