TLDR
Praktik menambahkan detik kabisat akan diakhiri untuk memudahkan pengelolaan infrastruktur digital. Perubahan menuju 'leap hour' diperkirakan akan terjadi dalam waktu lebih dari 1.000 tahun. Konsensus global dicapai untuk mengatasi masalah ketidakselarasan waktu antara UTC dan UT1. Pomodo.id - Dalam perkembangan terbaru dunia pengukuran waktu, komunitas internasional telah memutuskan untuk menghentikan praktik penambahan detik kabisat (leap second) sebagai respons terhadap perubahan kondisi rotasi Bumi. Pada 15 Oktober 2026, dalam konferensi yang berlangsung di Paris, anggota Konferensi Umum tentang Timbangan dan Ukuran (CGPM) sepakat untuk mengganti sistem ini dengan "leap hour," atau penambahan satu jam, yang lebih sesuai untuk menjaga keselarasan antara waktu atom dan waktu astronomi. Keputusan ini diharapkan dapat mencegah gangguan pada sistem pengukuran waktu global, yang sebelumnya dipicu oleh penambahan detik kabisat yang kadang menyebabkan ketidakakuratan pada sistem komputer dan berbagai teknologi.Penambahan detik kabisat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1972 untuk mengimbangi perlambatan rotasi Bumi, yang berimplikasi pada sinkronisasi waktu dengan perputaran planet kita. Sistem waktu internasional yang dikenal sebagai Universal Coordinated Time (UTC) telah menjadi acuan utama untuk mengatur waktu di seluruh dunia, termasuk dalam operasional teknologi seperti GPS, telekomunikasi, dan sistem komputer yang bergantung pada waktu yang akurat. Namun, penambahan detik kabisat sering kali menjadi masalah, mengakibatkan sistem-sistem tersebut mengalami gangguan. Langkah baru ini, di mana penyesuaian waktu diganti dengan penambahan jam jika waktu atom dan waktu Bumi terpisah lebih dari 3600 detik, berpotensi baru diterapkan dalam ribuan tahun mendatang.Percobaan sebelumnya untuk menambah detik kabisat telah mengganggu beberapa platform teknologi besar, termasuk Foursquare, Reddit, dan LinkedIn, yang mengalami pemadaman saat penyesuaian dilakukan. Mengingat tantangan ini, berbagai perusahaan teknologi besar seperti Meta, Google, serta Microsoft menyatakan dukungan untuk menghapus sistem ini. Menurut Georgette Macdonald, direktur umum Pusat Penelitian Metrologi Kanada, perubahan ini memastikan kontinuitas dan relevansi UTC untuk masa depan.
Leap hour adalah konsep baru yang akan menggantikan pengaturan waktu dengan sistem detik kabisat. Dengan sistem ini, alih-alih menambah satu detik setiap 1,5 tahun, para penangga waktu hanya akan menunggu hingga waktu antara waktu atom dan waktu Bumi terpisah lebih dari satu jam untuk membuat penyesuaian. Dalam jangka panjang, ini dianggap lebih stabil dan akan mengurangi risiko kesalahan yang dapat mengganggu infrastruktur teknologi yang bergantung pada waktu yang akurat. Merekayakan sejarah baru dalam pengukuran waktu, leap hour diharapkan dapat menjaga keselarasan sistem waktu untuk generasi mendatang.
Meskipun keputusan ini menawarkan solusi untuk isu-isu yang dihadapi dengan penggunaan detik kabisat, ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan. Penyesuaian ini tidak akan langsung memengaruhi kehidupan sehari-hari, setidaknya dalam waktu dekat. Namun, penting untuk diingat bahwa pada masa depan dengan teknologi yang semakin berkembang dan kualitas hidup yang meningkat, pemahaman kita tentang waktu dan sistem yang mengatur hidup kita akan menjadi lebih relevan.Bagi generasi muda Indonesia, penting untuk memahami bahwa perubahan besar seperti ini dapat memengaruhi banyak aspek dari kehidupan sehari-hari kita, terutama yang berkaitan dengan teknologi dan komunikasi. Dengan mengadopsi sistem yang lebih stabil seperti leap hour, kita akan bisa beradaptasi dengan lebih baik seiring dengan kemajuan teknologi di masa depan. Seiring dengan itu, penguasaan teknologi baru dan kemampuan dalam memahami sistem waktu global akan menjadi kompetensi penting di dunia kerja.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 17 Okt 2026, 00.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)