TLDR
Jam atom berbasis lutetium yang dikembangkan di CQT adalah yang paling akurat di dunia. Sifat lutetium membuatnya stabil dalam berbagai kondisi lingkungan, meningkatkan akurasi pengukuran waktu. Penelitian ini membuka jalan untuk penggunaan jam atom yang lebih portable dan aplikatif di luar laboratorium. Pomodo.id - Peneliti di Centre for Quantum Technologies (CQT) di Singapura baru-baru ini berhasil menciptakan jam atom yang paling akurat di dunia, menggunakan lutetium sebagai inti. Ini adalah pencapaian luar biasa tidak hanya dalam hal kinerja jamnya, tetapi juga karena lutetium adalah unsur yang jarang dipakai dalam pembuatan jam atom, di mana biasanya peneliti lebih memilih ytterbium, strontium, atau aluminium. Jam atom menjadi penting karena digunakan dalam berbagai operasi global, mulai dari navigasi, lalu lintas internet, telekomunikasi, hingga transaksi perbankan, di mana ketepatan waktu yang tinggi sangat diperlukan.Jam atom bekerja dengan mengukur transisi antara tingkat energi elektron dalam atom menggunakan laser. Getaran antara tingkat energi ini berfungsi seperti pendulum untuk menghitung waktu. Pendekatan ini telah distandarisasi menggunakan atom cesium, yang saat ini mendukung sistem penentuan posisi global (GPS). Selama lebih dari satu dekade, tim peneliti di CQT berusaha menemukan unsur yang lebih baik untuk meningkatkan akurasi, dan mereka menemukan bahwa lutetium tidak terpengaruh oleh perubahan temperatur atau medan magnet, membuatnya lebih stabil dalam pengukuran waktu.Namun, tantangan tetap ada. Meskipun jam ini telah terbukti lebih akurat—empat kali lipat lebih baik daripada jam sebelumnya yang berbasis ion kalsium—jam atom lutetium ini masih dalam tahap penelitian di laboratorium. Peneliti berharap dapat mengecilkan ukuran jam ini untuk digunakan di luar lingkungan laboratorium di masa depan.
Jam atom lutetium adalah alat pengukur waktu canggih yang menggunakan unsur lutetium, logam langka, untuk mencapai akurasi yang sangat tinggi. Ini penting dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan pengukuran waktu yang tepat, seperti navigasi satelit dan penelitian ilmiah seperti pencarian materi gelap. Kesalahpahaman umum adalah bahwa semua jam atom sama, padahal keakuratan dan stabilitas sangat bergantung pada bahan yang digunakan dalam pembuatan jam atom tersebut.
Dengan perkembangan ini, bagi generasi muda di Indonesia, yang berusia antara 18 hingga 30 tahun, kemungkinan untuk berkarir di bidang teknologi kuantum semakin besar. Dengan munculnya perusahaan-perusahaan yang berfokus pada teknologi kuantum dan pengembangan perangkat seperti jam atom, lulusan yang memahami bidang sains dan teknologi, khususnya dalam fisika dan teknik elektro, akan semakin dibutuhkan. Ini dapat membuka peluang kerja yang menarik di berbagai sektor, termasuk telekomunikasi dan teknologi informasi, yang sangat relevan bagi masa depan Indonesia.Selain itu, kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi yang lebih akurat dan efisien akan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan infrastruktur di Indonesia. Mengingat ketepatan waktu sangat penting dalam menjaga sistem transportasi dan komunikasi, jam atom lutetium ini berpotensi berkontribusi pada efisiensi berbagai sektor di negara ini, termasuk sektor teknologi yang semakin berkembang.Pencapaian ini, penemuan jam atom lutetium, menandakan langkah maju yang signifikan dalam teknologi pengukuran waktu. Pengukuran yang akurat tidak hanya meningkatkan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, tetapi juga mendorong inovasi lebih lanjut dalam teknologi modern, yang diharapkan dapat terlihat di berbagai industri di Indonesia di masa depan.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 25 Sep 2026, 13.48 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)