TLDR
Jam nuklir yang menggunakan thorium-229 dapat meningkatkan presisi pengukuran waktu hingga 10 kali lipat. Proses pembuatan kristal yang tepat sangat penting untuk akurasi jam nuklir. Jam nuklir ini berpotensi untuk miniaturisasi, memungkinkan penggunaannya dalam perangkat yang lebih kecil. Pomodo.id - Para ilmuwan di Vienna University of Technology baru-baru ini menemukan tempat yang ideal dalam struktur kristal untuk menempatkan atom thorium-229, sehingga dapat membantu membangun jam nuklir dengan ketepatan yang hingga 10 kali lipat lebih akurat dibandingkan jam-jam sebelumnya. Jam ini menjadi jam nuklir paling akurat yang ada saat ini. Meski penemuan ini terdengar kebetulan, penelitian untuk menciptakan kristal ini telah berlangsung selama 15 tahun.Jam atom yang ada saat ini berfungsi dengan mengukur cara elektron melompat antara tingkat energi ketika terkena cahaya laser. Jam-jam ini menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari kita, dari sistem navigasi satelit yang kita gunakan untuk menemukan tujuan hingga pelacakan transaksi keuangan di seluruh dunia, meskipun kita tidak selalu sadar akan keberadaannya. Namun, untuk semua akurasinya, jam atom juga sangat rentan. Untuk melindungi mereka dari gangguan medan magnet atau listrik, ilmuwan harus menggunakan ruang vakum besar dan pelindung yang memakan banyak ruang laboratorium.Ilmuwan kini sedang membangun jam nuklir yang beroperasi lebih mendalam dalam atom, menggunakan perubahan energi neutron di dalam inti atom untuk melacak waktu. Inti atom dilindungi oleh awan elektron yang berfungsi sebagai pelindung alami dari gangguan medan listrik dan magnet, sehingga mengurangi ketergantungan pada sistem eksternal. Jam nuklir ini menggunakan bahan atau kristal dan beroperasi pada suhu kamar, yang juga memudahkan miniaturisasi.
Thorium-229 adalah isotop radioaktif yang memiliki tingkat stabilitas energi yang tinggi. Isotop ini penting untuk pengembangan jam nuklir karena dapat mengurangi gangguan dari lingkungan sekitarnya, menciptakan jam yang lebih akurat dan tahan terhadap pengaruh luar. Akibatnya, jam nuklir yang menggunakan thorium-229 bisa berfungsi lebih baik dan lebih kecil, sehingga memungkinkan penggunaan yang lebih luas di berbagai teknologi.
Penemuan ini membawa harapan untuk industri teknologi di Indonesia, terutama dalam bidang ketepatan waktu dan navigasi. Saat negara seperti Indonesia terus mengembangkan infrastruktur digital dan teknologi, kemampuan untuk mengadopsi jam yang lebih akurat dapat meningkatkan efisiensi dalam berbagai sektor, termasuk transportasi dan finansial. Selain itu, penggunaan jam-jam ini di dalam smartphone dan perangkat navigasi dapat mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi sehari-hari.Dengan teknologi yang semakin maju, kemungkinan peran yang akan diambil oleh para profesional muda di bidang teknik dan teknologi informasi juga semakin meningkat. Keterampilan dalam menciptakan atau mengelola teknologi baru, seperti jam nuklir berbasis thorium ini, akan menjadi aset berharga dan dapat menciptakan peluang kerja baru. Semakin banyak universitas yang mengajarkan ilmu fisika dan teknik, memungkinkan generasi muda lainnya untuk berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan yang berfokus pada kemajuan teknologi di Indonesia.Dengan semua perkembangan ini, sementara mungkin tidak langsung membawa perubahan yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini, keberadaan jam nuklir presisi tinggi yang baru ini pasti akan menjadi bagian dari masa depan yang lebih efisien dan presisi, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan teknologi di Indonesia secara keseluruhan.