TLDR
SuperCritical Materials bekerja sama dengan University of Michigan untuk mengembangkan sistem ekstraksi uranium dari air laut. Penelitian akan fokus pada karakterisasi mekanis adsorben uranium dan sistem untuk penempatan serta pengambilan kembali material tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memandu proyek percontohan offshore dan menentukan kelayakan operasional ekstraksi uranium dari air laut secara komersial. Pomodo.id - Kolaborasi antara SuperCritical Materials dan Universitas Michigan akan membantu dalam mengembangkan sistem ekstraksi uranium dari air laut pada skala industri. SuperCritical Materials telah memperoleh lisensi eksklusif untuk teknologi adsorben yang dirancang khusus untuk menangkap uranium terlarut dari air laut. Dengan potensi yang dihasilkan, tempat-tempat seperti lautan menyimpan sekitar 4,5 miliar ton uranium terlarut, pengambilan yang efisien dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menyediakan cadangan bahan bakar nuklir yang dapat diandalkan.Penelitian ini dipimpin oleh Maha Haji, asisten profesor di Universitas Michigan. Dia berfokus pada tantangan teknik dalam ekstraksi uranium melalui peluncuran sistem dari pantai. Penelitian ini akan meliputi pengujian karakteristik mekanis dari adsorben SuperCritical dan bagaimana kinerjanya dalam kondisi maritim, termasuk cara pengemasan dan penggunaan berbagai prototipe peralatan untuk penerapan dan pengambilan uranium. Ini bertujuan menjawab pertanyaan mendasar tentang bagaimana teknologi ekstraksi dapat berfungsi secara efisien di lingkungan laut.Walaupun ada banyak potensial dengan teknologi ini, terdapat tantangan yang signifikan terkait pengelolaan volume besar adsorben selama siklus operasional yang berulang di laut. Keberhasilan teknologi ini akan bergantung pada inovasi dalam desain dan pengembangan sistem yang dapat beroperasi di kondisi laut yang sulit. Upaya kolaboratif ini tidak hanya menciptakan solusi teknis, tetapi juga berpotensi memperkuat keamanan pasokan energi di masa depan.
Teknologi adsorben adalah metode yang digunakan untuk menangkap dan menyerap partikel tertentu dari larutan, dalam hal ini uranium terlarut dalam air laut. Adsorben yang digunakan dalam proyek ini dirancang untuk menangkap uranium secara efisien, yang merupakan langkah penting untuk ekstraksi uranium dalam jumlah besar. Dengan mengekstrak uranium dari air laut, kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap penambangan konvensional yang lebih merusak lingkungan.
Perkembangan ini membuka peluang di berbagai sektor bagi generasi muda Indonesia. Dengan meningkatnya permintaan untuk sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, karier di bidang teknik, ilmu lingkungan, serta teknologi energi bisa semakin menjanjikan. Potensi industri energi nuklir yang lebih besar akan meningkatkan permintaan untuk ahli yang dapat merancang, mengoperasikan, dan memelihara sistem baru dalam ekstraksi uranium dari air laut. Ini juga membawa paradigma baru dalam cara kita memahami keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam.Melihat ke depan, partisipasi dalam penelitian dan produksi energi terbarukan, termasuk uranium dari air laut, akan menjadi semakin penting. Oleh karena itu, bagi mereka yang tertarik di bidang ini, meningkatkan pengetahuan melalui studi teknik atau ilmu kehidupan bisa sangat mengejar prospek karier. Adopsi teknologi ini diharapkan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemimpin dalam inovasi energi, membantu tidak hanya penyediaan energi domestik tetapi juga berpotensi untuk ekspor teknologi berkaitan dengan sumber daya energi.