TLDR
USA Rare Earth bekerja sama dengan Pasqal dan Riven Systems untuk meningkatkan efisiensi pemisahan elemen tanah jarang. Proyek ini menggunakan pembelajaran mesin kuantum dan eksperimen laboratorium otomatis untuk menemukan molekul pengikat yang lebih efektif. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan rantai pasokan elemen tanah jarang yang lebih efisien dan kompetitif di Barat. Pomodo.id - USA Rare Earth baru-baru ini mengumumkan kolaborasi dengan perusahaan komputasi kuantum asal Prancis, Pasqal, dan spesialis AI industri, Riven Systems. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mengembangkan metode yang lebih efisien dalam pemisahan elemen langka di Amerika Serikat. Proyek ini, yang diumumkan pada 17 September 2026, akan memanfaatkan pembelajaran mesin kuantum dan eksperimen laboratorium otomatis untuk mengidentifikasi molekul yang dapat mengikat lebih efektif pada elemen langka. Dengan pendekatan ini, diharapkan fasilitas pemrosesan yang lebih kecil dapat dibangun, sehingga lebih hemat energi dan biaya operasional.Pemisahan elemen langka melibatkan proses mengubah bahan campuran menjadi oksida individual yang digunakan dalam berbagai industri manufaktur canggih. Saat ini, China memimpin dalam bagian rantai pasokan ini, khususnya dalam pemisahan elemen berat seperti disprosium, terbidium, dan ytrium. Menurut Alex Moyes, wakil presiden senior operasional hulu di USA Rare Earth, tantangan utama yang dihadapi industri elemen langka di luar Asia adalah memisahkan Mixed Rare Earth Carbonate (MREC) yang dihasilkan dari operasi hulu menjadi oksida terpisah individual.Alih-alih mengandalkan metode pengujian coba-coba yang memakan waktu, mitra-mitra ini berencana untuk menciptakan sistem yang didorong oleh data untuk menemukan pengikat baru. Molekul kimia ini secara selektif akan mengikat elemen langka tertentu selama proses pemisahan, yang membantu para operator memisahkannya dari bahan baku campuran. Dengan menggunakan pengikat yang lebih efektif, jumlah tahap pemrosesan yang diperlukan dapat berkurang, serta jumlah peralatan yang dibutuhkan.
Elemen langka adalah sekelompok 17 unsur kimia yang sangat penting dalam teknologi modern. Mereka digunakan di berbagai aplikasi, mulai dari elektronik, kendaraan listrik, hingga teknologi energi terbarukan. Dalam konteks Indonesia, pemisahan dan pemulihan elemen ini dapat memberikan peluang bagi industri lokal untuk berpartisipasi dalam pasar global yang semakin ketat. Meskipun saat ini sebagian besar pemrosesan terjadi di luar negeri, perkembangan teknologi baru dapat membuka jalan bagi Indonesia untuk mengembangkan alternatif berkelanjutan.
Perkembangan ini memiliki implikasi yang signifikan bagi para pemuda di Indonesia, terutama berkaitan dengan peluang karir. Dengan adanya tren global menuju efisiensi dalam teknologi pemisahan elemen langka ini, keterampilan dalam bidang teknologi informasi, komputasi kuantum, dan kecerdasan buatan semakin dibutuhkan. Mereka yang mampu menguasai teknologi ini akan diuntungkan dalam mencari pekerjaan di sektor industri yang terus berkembang.Lebih jauh lagi, meskipun kolaborasi ini berfokus pada AS, dampak dari efisiensi yang dihasilkan bisa mengarah pada penurunan biaya elemen langka di pasar global. Ini dapat memperbesar aksesibilitas teknologi yang menggunakan elemen langka bagi industri di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini berarti adanya potensi untuk mengurangi biaya produksi, dan akhirnya memberikan dampak positif terhadap harga barang dan jasa bagi masyarakat.Dari perkembangan ini, penting bagi generasi muda di Indonesia untuk mengikuti tren dunia dalam teknologi dan industri. Keterlibatan mereka dan eksplorasi dalam bidang sains dan teknologi dapat membuka jalan bagi peluang yang lebih besar di masa mendatang, baik untuk karir maupun untuk memajukan industri nasional.