TLDR
Serangan terhadap Coldcard meningkatkan aktivitas transaksi Bitcoin. Yield obligasi 10 tahun AS dapat mempengaruhi nilai Bitcoin secara signifikan. Kejadian ini menunjukkan pentingnya keamanan dalam penyimpanan cryptocurrency. Pomodo.id - Peretasan yang berlangsung pada dompet perangkat keras Coldcard yang dimulai pada 30 Juli 2026, menyebabkan lonjakan aktivitas transaksi Bitcoin yang signifikan. Insiden ini, yang kini terus berlanjut, menggugah pertanyaan mengenai keamanan penyimpanan Bitcoin pada dompet perangkat keras. Sementara peretasan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemegang Bitcoin, di sisi lain, banyak yang mulai memindahkan aset mereka ke bursa dan dompet yang berbeda, terlihat dari peningkatan signifikan dalam jumlah transaksi yang ada dalam mempool Bitcoin. Angka transaksi mencapai 89.031 pada 2 Agustus, tertinggi sejak Februari 2025, menunjukkan tingkat aktivitas yang belum pernah terlihat dalam waktu yang lama.Data menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif Bitcoin mencapai puncak dalam tiga bulan terakhir dengan total 712.000 alamat, sementara transaksi dari pemegang besar, yang dikenal sebagai "whales", juga melonjak ke angka tertinggi dalam lima bulan yaitu 61.800 transaksi. Aktivitas jaringan yang meningkat ini biasanya diartikan sebagai dukungan terhadap nilai Bitcoin, yang saat ini berada di kisaran harga $64.027.09. Walaupun harga Bitcoin tidak mengalami lonjakan drastis, tetap berada dalam rentang antara $62.000 hingga $65.000, mengindikasikan ketidakpastian di pasar.Namun demikian, terdapat juga tantangan yang dihadapi pemegang Bitcoin kecil. Banyak dari mereka mengalami kerugian akibat peretasan ini, di mana diperkirakan antara 1.000 hingga 1.300 BTC, setara dengan nilai sekitar $70 hingga $90 juta, hilang karena celah keamanan di Coldcard. Dalam beberapa hari setelah insiden ini, pemegang Bitcoin telah memindahkan sejumlah besar aset mereka ke bursa, menciptakan lonjakan luar biasa dalam alamat pengirim BTC. Lonjakan ini menandakan langkah kehati-hatian dari para pemilik yang merasa terancam dengan situasi yang terjadi.
Coldcard adalah dompet perangkat keras yang khusus dirancang untuk menyimpan Bitcoin secara aman. Dompet ini telah mengumpulkan banyak perhatian karena fitur keamanannya, namun baru-baru ini terlibat dalam peretasan besar yang mengungkapkan berbagai kerentanan. Banyak orang beranggapan bahwa dompet perangkat keras sepenuhnya aman dari serangan digital; namun, peretasan ini menunjukkan bahwa meskipun dirancang dengan keamanan tinggi, perangkat ini tidak sepenuhnya kebal dari celah yang bisa dieksploitasi oleh peretas.
Ke depan, peningkatan aktivitas transaksi Bitcoin kemungkinan akan terus berlanjut sebagai respons terhadap insiden ini, meskipun kekhawatiran mengenai keamanan penyimpanan aset tetap ada. Situasi ini bisa mendorong lebih banyak pengguna untuk mempertimbangkan penyimpanan aset mereka di tempat yang lebih aman dan tidak terhubung ke internet, seperti dompet dingin, atau bahkan menggunakan penyedia layanan custodian profesional untuk melindungi investasi mereka. Perkembangan ini mungkin juga akan memengaruhi kebijakan dan praktik di kalangan pengguna dompet perangkat keras, baik di negara-negara besar maupun di Indonesia.