TLDR
AndroMach berhasil menyelesaikan serangkaian uji coba mesin roket untuk drone hypersonik Envol. Mesin roket yang diuji menunjukkan kemampuan untuk digunakan kembali setelah beberapa kali pembakaran, mengurangi biaya pengujian. Envol direncanakan untuk mendukung eksperimen microgravity dan berfungsi sebagai demonstrator teknologi serta kendaraan target berkinerja tinggi. Pomodo.id - Startup dari Prancis, AndroMach, telah mencapai tonggak penting dalam program dronenya yang hipersonik dengan menyelesaikan serangkaian uji coba mesin roket yang berhasil. Badan pengadaan pertahanan Prancis, Direction Générale de l’Armement (DGA), mengumumkan bahwa AndroMach telah menyelesaikan kampanye 21 kali pengapian mesin di fasilitas uji pemerintah, dengan mesin tetap dapat digunakan kembali setelah uji coba tersebut. Pengujian ini dilakukan di pusat DGA Essais de Missiles (DGAEM) di Gironde, Prancis barat daya. Kampanye ini merupakan langkah penting sebelum perusahaan dapat melanjutkan ke pengujian penerbangan drone hipersonik suborbital yang dikenal dengan nama Envol.Selama kampanye yang berlangsung, mesin roket Envol dinyalakan sekitar 20 kali sesuai rencana dan berhasil melakukan 21 pengapian sukses. Pada tanggal 24 Juli, DGA menyatakan bahwa mesin tersebut beroperasi selama total tujuh menit dan terbukti dapat digunakan kembali setelah beberapa kali pemakaian, bukannya dibuang setelah satu kali penggunaan. Mesin roket yang dapat digunakan kembali ini membantu menurunkan biaya pengujian karena para pengembang tidak perlu mengganti suku cadang setelah setiap uji coba. Memulai mesin beberapa kali juga penting untuk memastikan mesin berfungsi dengan andal sebelum beralih ke uji penerbangan.Salah satu fokus utama dari pengujian ini adalah cara kerja mesin saat pengapian, yang merupakan salah satu proses tersulit dalam operasi roket karena sistem propulsi menghadapi suhu dan tekanan yang ekstrem. Pengujian ini dilaksanakan dengan dukungan dari badan antariksa nasional Prancis, Centre National d’Études Spatiales (CNES), yang memberikan keahlian dan sumber daya.
Envol adalah drone hipersonik suborbital yang dirancang oleh AndroMach, yang menggunakan mesin roket reusable. Drone ini penting karena dapat melakukan penerbangan pada kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pesawat terbang konvensional, melampaui Mach 5. Ini berarti Envol mampu terbang dengan kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara. Hal ini membuka peluang untuk aplikasi militer dan penelitian yang lebih efisien, tetapi sering disalahpahami bahwa semua drone hipersonik mengandalkan propulsi berbeda, padahal Envol memanfaatkan teknologi propulsi ulang.
Meskipun uji coba ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, kondisi ekstrem selama pengapian dapat ,mempengaruhi ketahanan mesin sehingga periode fungsinya harus terus dievaluasi. Pengembangan lebih lanjut mungkin memerlukan refinemen pada desain mesin atau pengujian lebih lanjut terhadap sistem propulsi yang beroperasi dengan panas tinggi. Walaupun Envol telah melalui serangkaian pengujian yang sukses, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa mesin tersebut tidak hanya tahan lama tetapi juga efektif dalam kondisi penerbangan yang lebih kompleks.Kemajuan seperti ini sangat berarti bagi masa depan pengembangan teknologi hipersonik. Keberhasilan mesin roket reusable dapat menurunkan biaya riset dan pengembangan yang terkait dengan proyek semacam ini. Jika AndroMach dapat melanjutkan uji coba penerbangan, hal ini dapat membuka jalan bagi inovasi lebih lanjut dalam teknologi penerbangan, serta peluang komersial di sektor aerospace yang lebih luas. Dengan potensi untuk mencapai kecepatan dan efisiensi baru, pengembangan drone hipersonik bisa menjadi langkah besar dalam menghubungkan kecepatan, daya komputasi, dan efektivitas dalam banyak aplikasi, baik di sektor militer maupun sipil.