TLDR
Microsoft telah menghentikan pop-up McAfee yang mengganggu pada pengguna Windows 11 yang menggunakan monitor LG. LG menyatakan bahwa McAfee tidak diinstal secara otomatis tanpa persetujuan pengguna, meskipun pengguna melaporkan masalah penginstalan tanpa izin. Intervensi Microsoft menunjukkan upaya untuk meningkatkan pengalaman pengguna di ekosistem Windows dan menggandeng mitra. Pomodo.id - Microsoft mengambil langkah tegas untuk menghentikan munculnya iklan pop-up McAfee yang mengganggu pengguna Windows 11 yang terhubung dengan monitor LG. Pavan Davuluri, kepala Windows di Microsoft, mengungkapkan bahwa LG telah setuju untuk segera menonaktifkan pop-up ini melalui aplikasi LG Monitor App Installer. Langkah ini diambil menyusul keluhan pengguna tentang iklan besar yang mengganggu dari McAfee dan aplikasi-aplikasi LG yang muncul setelah pengguna menghubungkan monitor LG ke PC.Tindakan ini merupakan respons terhadap laporan yang menyebutkan bahwa setelah menghubungkan monitor LG UltraGear baru ke PC dengan Windows 11, Windows Update secara diam-diam menginstal pembaruan driver LG dan LG Monitor App Installer tanpa meminta izin pengguna. Pengguna melaporkan bahwa aplikasi ini muncul di sudut kanan bawah layar setiap kali booting, dengan rekor 31 dari 32 kali munculnya iklan pop-up. LG berargumen bahwa McAfee tidak akan diinstal tanpa persetujuan aktif pengguna, meskipun banyak pengguna merasakan bahwa mekanisme instalasi ini tidak transparan.[Aplikasi LG Monitor App Installer] Sementara aplikasi ini seharusnya memberikan kontrol bagi pengguna, kebanyakan pengguna merasa itu hanya mengarahkan mereka ke aplikasi lain, termasuk McAfee. Masalah ini menciptakan frustrasi bagi pengguna, terutama ketika aplikasi ini terinstal tanpa pemberitahuan atau konfirmasi. LG menekankan bahwa aplikasinya didistribusikan melalui proses distribusi resmi Microsoft dan tidak mengumpulkan data pribadi pengguna. Namun, berita awal mengenai masalah ini sudah muncul sejak 2024, menunjukkan bahwa tindakan ini tidak bisa dipandang sebagai masalah baru.Kritik terhadap proses instalasi ini sama dengan yang diterima oleh Dell, di mana aplikasi Command Center juga terinstal secara otomatis tanpa memberi notifikasi kepada pengguna. Hal ini bisa menimbulkan kebingungan dan frustrasi di kalangan pengguna, yang menyaksikan pemrograman perangkat keras yang tidak transparan di lingkungan Windows. Ketiadaan notifikasi membuat beberapa pengguna merasa diabaikan dalam pengambilan keputusan mengenai apa yang diinstal di sistem mereka.Ke depan, langkah Microsoft dan LG dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara penyedia perangkat keras dan perangkat lunak harus dilakukan dengan lebih transparan. Pengguna mungkin akan lebih berhati-hati dalam memilih monitor atau perangkat yang terhubung dengan PC mereka jika mereka merasa tidak memiliki kontrol atas apa yang diinstal. Kebijakan yang lebih baik dan komunikasi yang lebih jelas antara perusahaan teknologi dan konsumen akan sangat penting dalam menghindari masalah serupa di masa depan.Artikel ini disintesis dari 2 sumber.