TLDR
Mirae Asset berencana untuk membangun platform investasi cerdas melalui akuisisi Korbit. Digital X akan menjadi ekosistem yang menghubungkan berbagai jenis aset, termasuk aset digital dan tradisional. Fokus utama Mirae Asset adalah pertumbuhan berkelanjutan industri aset digital di Korea, bukan hanya bersaing dengan bursa lain. Pomodo.id - Mirae Asset telah berhasil mengakuisisi Korbit, bursa kripto pertama yang berasal dari Korea Selatan, dengan rencana yang bertujuan untuk membangun platform investasi yang cerdas dan terintegrasi. Dalam visi ini, Mirae Asset ingin memperkuat edukasi investor dan kemampuan penelitian, serta mengembangkan Korbit menjadi "Digital X" yang akan menghubungkan berbagai bentuk nilai dengan cara yang inovatif. Perubahan nama ini menandakan niat Mirae untuk tidak hanya bersaing dalam jumlah volume perdagangan, tetapi untuk menciptakan ekosistem investasi yang menyatukan aset dunia nyata, penawaran token sekuritas, stablecoin, dan aset digital.Korbit, yang didirikan pada tahun 2013, kini menjadi bagian dari keluarga Mirae Asset Group, yang memiliki total aset yang dikelola (AUM) sekitar $1 triliun. Akuisisi ini dilakukan melalui prosedur pelaporan yang diatur, menjadikan Mirae Asset Consulting sebagai pemegang saham mayoritas dengan 97,15% bagian dari Korbit. Meskipun akuisisi ini oleh perusahaan tradisional dapat dilihat sebagai perpindahan dari lembaga keuangan tradisional ke ruang digital, layanan yang ditawarkan oleh Korbit tetap tidak terganggu. Ini berarti pengguna tidak perlu khawatir tentang perubahan signifikan dalam operasi harian mereka, termasuk proses login, trading, deposit, dan penarikan.
Digital X adalah nama baru yang direncanakan untuk Korbit setelah akuisisi oleh Mirae Asset. Konsep ini mencerminkan visi masa depan yang tidak terduga dan kemungkinan tak terbatas yang muncul dari konvergensi berbagai nilai. Digital X bertujuan untuk menjadi lebih dari sekadar platform perdagangan, melainkan sebagai infrastruktur yang menghubungkan segala jenis aset investasi, baik tradisional maupun digital. Hal ini menunjukkan langkah yang jelas menuju integrasi antara pasar keuangan konvensional dan digital, memungkinkan para investor untuk mengakses informasi dan pengetahuan yang lebih mendalam dalam membuat keputusan investasi.
Meskipun ada banyak potensi dalam strategi ini, Korbit saat ini hanya memiliki kurang dari 1% dari pasar kripto domestik Korea Selatan, jauh tertinggal dari bursa besar seperti Upbit dan Bithumb. Selain itu, meskipun Mirae Asset menekankan tidak ingin mengambil alih posisi perusahaan lain, tantangan persaingan di pasar kripto yang padat bisa menjadi penghalang untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Meskipun demikian, langkah untuk membangun ekosistem yang terintegrasi dapat memberikan nilai tambah bagi industri aset digital di Korea Selatan secara keseluruhan. Ini menandakan ketertarikan berkelanjutan dari pihak tradisional untuk menjajaki peluang di sektor digital yang semakin berkembang.Mirae Asset berlayar memasuki babak baru dalam pengembangan Korbit ke Digital X menciptakan harapan untuk menjembatani kesenjangan antara keahlian investasi tradisional dan dinamika pasar kripto. Keberhasilan mereka dalam mengakuisisi Korbit dan merencanakan transformasi ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi institusi lain untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia keuangan.Artikel ini disusun berdasarkan dua sumber.