TLDR
Magnet superkonduktor baru mencapai arus operasi penuh tanpa mengalami kuen, meningkatkan keandalan sistem. HiLumi LHC diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak tabrakan partikel, memungkinkan penemuan baru dalam fisika partikel. Pengujian yang berhasil menandai selesainya fase pengujian perangkat keras IT String dan menghasilkan banyak data untuk analisis lebih lanjut. Pomodo.id - CERN baru saja berhasil mengupgrade pengakselerasi partikel terbesar di dunia, setelah sukses mengoperasikan magnet superkonduktor generasi baru ke arus operasional penuhnya pada bulan ini. Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir, yang merupakan laboratorium fisika partikel terbesar di dunia, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan langkah besar bagi High-Luminosity Large Hadron Collider (HiLumi LHC). HiLumi LHC adalah versi yang ditingkatkan dari Large Hadron Collider (LHC) yang saat ini sedang digunakan. Pencapaian tersebut terjadi pada tanggal 8 Juli. Pengakselerasi baru ini akan memproduksi jumlah tabrakan partikel yang jauh lebih banyak. Dengan demikian, para ilmuwan dapat mengumpulkan dataset yang lebih besar dan mencari fenomena langka yang melampaui Model Standar fisika partikel.Uji coba ini berlangsung di fasilitas pengujian Inner Triplet (IT) String. Di sana, magnet quadrupole baru mencapai arus desainnya sebesar 16,230 ampere (A). Magnet ini dapat memfokuskan berkas proton lebih rapat sebelum berhadapan satu sama lain. Dengan peningkatan tinggi ini, luminositas atau laju tabrakan collider akan meningkat. Magnet quadrupole ini merupakan upgrade besar dari magnet niobium-titanium yang saat ini digunakan di LHC. Magnet baru ini menggunakan kumparan superkonduktor niobium-tin, yang memungkinkan mereka beroperasi pada medan magnet 11,3 tesla. Ini sekitar 35 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang dicapai oleh generasi yang ada saat ini. Selain itu, bukaan magnet yang lebih besar, kini meningkat dari 70 milimeter menjadi 150 milimeter. Bukaan yang lebih lebar ini memungkinkan magnet untuk lebih efektif memfokuskan berkas proton.Walaupun ada kemajuan yang signifikan, ada tantangan dalam mengimplementasikan teknologi baru ini secara keseluruhan. Misalnya, meskipun magnet baru memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memfokuskan berkas, ada kekhawatiran terkait pemeliharaan dan keandalan dari sistem teknik baru yang kompleks ini saat dioperasikan pada skala besar. Selain itu, belum ada informasi yang jelas tentang bagaimana teknologi ini akan diadaptasi untuk aplikasi praktis di luar laboratorium riset.Dengan keberhasilan ini, HiLumi LHC diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2030, dan ketika itu terjadi, diharapkan collider ini akan mampu memproduksi 380 juta Higgs boson, yang jauh lebih banyak dibandingkan 55 juta Higgs boson yang telah diproduksi sejak tahun 2008. Ini akan meningkatkan laju tabrakan partikel dari 140 hingga 200 kolisi per pertemuan paket partikel. Hal ini berarti koleksi data yang jauh lebih besar yang dapat digunakan untuk penelitian dan eksperimen selanjutnya, serta untuk menemukan fenomena fisika baru yang sampai saat ini belum dipahami.
High-Luminosity Large Hadron Collider
HiLumi LHC adalah versi upgrade dari LHC yang akan meningkatkan kemampuan tabrakan partikel. Hal ini penting karena akan memungkinkan pengumpulan data yang lebih besar dan pencarian fenomena yang lebih langka di luar Model Standar fisika. Model Standar sendiri adalah teori dasar yang menjelaskan interaksi antara partikel-partikel elemenn. HiLumi LHC diharapkan menjadi pendorong utama penelitian fisika partikel lanjutan di dekade mendatang.
Pencapaian ini menunjukkan langkah maju penting dalam penelitian fisika partikel dan berpotensi membuka jalan untuk penemuan besar di masa depan. Dengan peningkatan yang signifikan dalam laju tabrakan, kami mungkin hanya selangkah lagi menuju pengungkapan misteri-misteri besar di alam semesta ini.Artikel ini disintesis dari 1 sumber.