TLDR
HiLumi LHC akan meningkatkan kemampuan penelitian fisika partikel secara signifikan. Proses pendinginan dan pengujian sistem sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek. Teknologi baru yang digunakan dalam HiLumi LHC dapat membuka peluang untuk penemuan baru dalam fisika. CERN telah memulai proses pendinginan test stand sepanjang 95 meter yang merupakan replika penuh dari sistem magnet baru untuk upgrade LHC, yang dikenal sebagai High-Luminosity LHC (HiLumi LHC). Tes ini sangat krusial untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik sebelum dipasang di terowongan bawaan tanah antara Prancis dan Swiss.Suhu cryogenic yang ditargetkan adalah 1,9 Kelvin, sangat dingin bahkan dibandingkan suhu ruang angkasa. Suhu ini dibutuhkan agar magnet superkonduktor dapat berfungsi optimal dalam memfokuskan sinar proton agar tumbukan partikel menjadi lebih kuat dan lebih sering.Proyek HiLumi LHC dijadwalkan mulai beroperasi tahun 2030 setelah menjalani Long Shutdown 3, yaitu periode penutupan dan perbaikan besar selama empat tahun. Upgrade ini akan meningkatkan intensitas tumbukan partikel hingga 10 kali lipat dibandingkan kemampuan LHC saat ini.Teknologi baru yang digunakan termasuk magnet niobium-tin, crab cavities, dan teknologi canggih lainnya yang belum pernah dipakai sebelumnya di akselerator proton. Komponen ini akan memungkinkan fokus sinar proton yang lebih tajam sehingga penemuan efek langka dalam fisika partikel menjadi lebih mungkin.Tim di CERN dan ratusan institusi dari lebih 20 negara bekerja sama untuk menyelesaikan proyek ini. Dengan peningkatan kemampuan collider, mereka berharap dapat membuka jendela baru dalam fisika subatomik dan memiliki potensi untuk menemukan fenomena yang tidak terduga.