TLDR
Shing-Tung Yau menyerukan pembentukan Asosiasi Matematika Asia untuk meningkatkan perwakilan dan kolaborasi di bidang matematika. Hong Kong gagal menjadi tuan rumah Kongres Internasional Matematik 2030, yang diberikan kepada Glasgow. Pentingnya organisasi regional di Asia agar dapat bersaing dengan kekuatan voting yang ada di Eropa dan wilayah lainnya. Pomodo.id - Shing-Tung Yau, pemenang Medali Fields, menyerukan pembentukan organisasi matematika di Asia setelah Hong Kong kalah dalam upaya untuk menjadi tuan rumah Kongres Internasional Matematika (ICM) 2030, yang diberikan kepada Glasgow. Yau, yang merupakan profesor di Universitas Tsinghua dan bagian dari komite tawaran Hong Kong, mengungkapkan penyesalan mendalam setelah hasil pemungutan suara diumumkan. Dia menyoroti bahwa dalam organisasi International Mathematical Union (IMU), kekuatan suara saat ini sangat terpusat, dengan mayoritas suara dikuasai oleh Masyarakat Matematika Eropa yang mewakili asosiasi matematika nasional di Eropa.Kekalahan Hong Kong dalam pemilihan untuk menjadi tuan rumah ICM menegaskan kurangnya representasi bagi negara-negara Asia dalam arena matematika internasional. Yau mencatat bahwa meskipun Eropa, Amerika Utara, Afrika, dan Amerika Latin memiliki badan regional untuk mengoordinasikan tindakan kolektif, Asia masih belum memiliki organisasi serupa. Dia berpendapat bahwa segera dibutuhkan Asian Mathematical Union untuk lebih mewakili kepentingan matematikawan di kawasan ini, mendorong kolaborasi dan pertukaran antara mereka, serta mempromosikan kemajuan sains matematika secara terkoordinasi di seluruh Asia.
Asian Mathematical Union adalah organisasi yang diusulkan untuk membentuk kerangka kerja kolaborasi di antara matematikawan di negara-negara Asia. Dengan tujuan untuk memperkuat representasi matematikawan Asia di panggung internasional, organisasi ini berpotensi untuk menyesuaikan kekuatan suara dengan memberi kontribusi aktif dalam keputusan yang memengaruhi perkembangan bidang matematika. Mispersepsi bahwa organisasi semacam itu tidak diperlukan dapat menghambat kemajuan dan kerjasama antara negara-negara dengan tradisi matematis yang kaya.
Namun, ada tantangan yang dihadapi dalam membentuk organisasi ini. Kurangnya kesatuan antara negara-negara di Asia dalam hal kebijakan pendidikan dan ilmu pengetahuan dapat menjadi penghalang bagi upaya menciptakan Asian Mathematical Union. Selain itu, partisipasi yang rendah dari negara-negara Asia dalam IMU yang mengakibatkan perwakilan yang tidak memadai di tingkat internasional menunjukkan perlunya perbaikan dalam struktur dan pendekatan kolaboratif di kawasan ini.Membentuk Asian Mathematical Union dapat membawa dampak positif bagi kemajuan sains matematika dan meningkatkan kolaborasi di antara matematikawan di Asia. Dengan adanya badan ini, para matematikawan di Asia memiliki peluang lebih besar untuk terlibat dalam inisiatif penelitian global, berbagi pengetahuan, dan menumbuhkan bakat baru. Hal ini juga dapat berkontribusi pada penguatan posisi Asia dalam bidang matematika dan sains secara global.Kesimpulannya, pengumuman kekalahan Hong Kong dalam tawaran menjadi tuan rumah ICM menciptakan kebutuhan mendesak untuk reformasi dalam cara negara-negara Asia berkolaborasi dan berorganisasi. Dengan langkah yang berani membangun Asian Mathematical Union, diharapkan representasi dan kekuatan suara matematikawan Asia dapat meningkat di tingkat internasional, seiring dengan kemajuan bidang matematika di kawasan ini. Artikel ini disintesis dari 1 sumber.