Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Keraguan Meningkat Soal Pengesahan Clarity Act: Regulasi Crypto Masih Tertunda

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
18 Jul 2026
47 dibaca
3 menit
Keraguan Meningkat Soal Pengesahan Clarity Act: Regulasi Crypto Masih Tertunda

TLDR

Kepastian regulasi dibutuhkan untuk menarik investasi di pasar aset digital.
Ketentuan etika bipartisan menjadi penghalang utama dalam proses legislasi Clarity Act.
Ada penurunan signifikan dalam peluang Clarity Act untuk disahkan sebelum akhir tahun ini.
Keraguan Meningkat Soal Pengesahan Clarity Act: Regulasi Crypto Masih TertundaPengesahan Clarity Act, yang dirancang untuk memberikan kerangka regulasi bagi pasar cryptocurrency di AS, semakin dipertanyakan. Menurut informasi dari pasar prediksi crypto Polymarket, peluang undang-undang ini untuk disahkan pada tahun 2026 menurun menjadi 32%, setelah sebelumnya mencapai 82% pada bulan Februari. Penurunan ini mencerminkan skeptisisme yang tumbuh terkait apakah Kongres dapat membangun dukungan bipartisan yang diperlukan sebelum akhir tahun.Saat ini, pembicaraan di balik layar terus berlangsung, dimana para pembuat undang-undang sedang mempersiapkan teks legislatif yang diperbarui. Teks baru tersebut diharapkan akan menggabungkan versi yang telah disetujui dari panel Senat Banking dan Agriculture, namun hingga saat ini belum mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Senat Republik juga menjadi perhatian, terutama terkait dengan pentingnya memasukkan ketentuan etik dalam pengaturan ini.Salah satu poin masalah utama adalah kurangnya ketentuan etik, yang dianggap penting oleh beberapa senator dari Partai Demokrat. Senator Ruben Gallego, misalnya, menyatakan bahwa ia tidak akan mendukung undang-undang tersebut di lantai Senat tanpa adanya ketentuan etik bipartisan. Kekhawatiran ini terkait dengan adanya potensi konflik kepentingan para pejabat publik yang memiliki keterlibatan di industri crypto. Jika ketentuan ini tidak diselesaikan, kemungkinan besar Clarity Act tidak akan mendapatkan dukungan cukup untuk dilanjutkan ke pemungutan suara di Senat.
Clarity Act
Clarity Act adalah suatu rancangan undang-undang yang bertujuan untuk menyusun kerangka regulasi untuk digital asset, termasuk cryptocurrencies, di Amerika Serikat. Undang-undang ini dirancang untuk memberikan kejelasan hukum dan mengurangi ketidakpastian yang ada di pasar, dengan menegaskan posisi hukum dan tanggung jawab para pemangku kepentingan. Namun, meski dianggap penting, keberlanjutan undang-undang ini dipengaruhi oleh isu etik yang berpotensi menyangkut kepentingan pribadi pejabat publik, termasuk Donald Trump, yang diketahui memperoleh kekayaan substansial dari sektor crypto.
Ketidakpastian ini menciptakan ketegangan di antara para pelaku pasar yang berharap adanya kejelasan regulasi. Dengan waktu yang semakin terbatas, undang-undang ini perlu segera diselesaikan agar dapat ditandatangani oleh presiden. Meskipun ada usaha untuk merilis draf baru dalam waktu dekat, hal itu bukanlah tanda jaminan bahwa semua ketidakpastian akan teratasi. Draf ini diharapkan dapat memberikan kemajuan, namun jika pokok-pokok permasalahan belum terjawab, progres yang dihasilkan tidak akan signifikan seperti yang diharapkan oleh industri.Keterlibatan Trump dalam industri crypto menambah lapisan kompleksitas dalam pembahasan ini. Pengungkapan bahwa cryptocurrency memberikan kontribusi sebesar $1,4 miliar terhadap kekayaannya memunculkan pertanyaan mengenai akuntabilitas dan konflik kepentingan. Kritikus menyatakan bahwa tanpa adanya larangan yang cukup ketat terhadap kepemilikan bagi pejabat publik dalam sektor ini, undang-undang tidak akan efektif dan justru dapat memperburuk masalah yang ada.Diharapkan bahwa hasil negosiasi yang sedang berlangsung dapat menghasilkan solusi yang memadai, tetapi banyak pihak yang khawatir bahwa waktu semakin meruncing, dan kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini mungkin akan segera berlalu. Dengan papan waktu yang sempit, pengesahan Clarity Act sampai saat ini masih menjadi tantangan besar bagi Kongres.Artikel ini disintesis dari 3 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.