Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perjalanan Berat Digital Asset Market Clarity Act Menuju Pengesahan Di Kongres AS

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
13 Jul 2026
46 dibaca
2 menit
Perjalanan Berat Digital Asset Market Clarity Act Menuju Pengesahan Di Kongres AS

TLDR

Rancangan baru RUU Clarity Act diharapkan dapat dirilis, tetapi masih ada isu yang belum terpecahkan.
Dukungan bipartisan sangat penting untuk kelancaran pemungutan suara di Senat, terutama mengenai ketentuan etika.
Pelarangan penerbitan mata uang digital oleh Federal Reserve telah disepakati, memberikan sedikit lebih banyak kepastian dalam proses legislasi.
# Perjalanan Berat Digital Asset Market Clarity Act Menuju Pengesahan di Kongres ASDigital Asset Market Clarity Act (DMC Act) menghadapi tantangan yang signifikan dalam perjalanan menuju pengesahan di Kongres Amerika Serikat. Meskipun mendapatkan dukungan bipartisan, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kepastian pengesahan undang-undang ini tidak secepat yang diharapkan.Salah satu langkah penting dalam proses legislasi ini terjadi pada 14 Mei 2023, saat DMC Act berhasil diluluskan oleh Komite Perbankan Senat. Undang-undang ini bertujuan untuk menyusun kerangka regulasi yang jelas untuk aset digital, termasuk cryptocurrency dan stablecoin, yang penting untuk meningkatkan transparansi dan kepastian hukum dalam industri yang terus berkembang ini. Data menunjukkan bahwa sekitar 70% orang Amerika berpandangan bahwa regulasi terkait crypto sudah seharusnya diterapkan, menandakan tingginya kebutuhan akan kejelasan di pasar ini. Selain itu, DMC Act juga berupaya menangani masalah keuangan ilegal yang lebih umum terjadi dalam sektor ini. Namun, pengesahan undang-undang ini mengalami penundaan karena kebutuhan untuk mendapatkan dukungan signifikan dari anggota partai Demokrat guna mencapai ambang batas kuorum sebanyak 60 suara di Senat.Di sisi lain, muncul tantangan yang membatasi kemajuan DMC Act. Meskipun undang-undang tersebut telah mendulang dukungan dan berhasil melewati beberapa tahapan awal, ada indikasi bahwa diskusi mengenai undang-undang ini mungkin tertunda lagi hingga 2030. Hal ini disebabkan oleh perdebatan yang berlarut-larut di kalangan anggota Kongres tentang rincian regulasi dan dampak berskala luas yang mungkin ditimbulkan oleh pengesahan DMC Act. Misalnya, terdapat kekhawatiran bahwa bagian terkait Central Bank Digital Currency (CBDC) dalam undang-undang ini dapat membahayakan upaya regulasi lainnya, sebagaimana disampaikan oleh pemimpin Senat.Implikasi dari perjalanan panjang DMC Act ini cukup signifikan. Jika berhasil disahkan, kerangka regulasi yang jelas akan memberikan kepastian bagi investor dan pelaku pasar cryptocurrency, berpotensi menarik lebih banyak investisi ke dalam sektor ini yang diperkirakan mencapai nilai USD 306 miliar pada 2025. Keberhasilan pengesahan DMC Act juga dapat menjadi batu loncatan bagi reformasi lebih lanjut dalam kebijakan keuangan dan pengaturan digital asset di masa depan. Namun, jika terus mengalami penundaan, risiko stagnasi industri aset digital di Amerika Serikat dapat meningkat, dan investor serta inovator mungkin akan mencari kepastian hukum di luar negeri.Artikel ini disintesis dari 6 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.