Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pria Florida Ditangkap Karena Sebar Video Game Palsu Berisi Malware Di Steam

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
18 Jul 2026
54 dibaca
3 menit
Pria Florida Ditangkap Karena Sebar Video Game Palsu Berisi Malware Di Steam

TLDR

Zyaire Wilkins dan rekan-rekannya dituduh mengunggah permainan video berisi malware ke Steam untuk mencuri data pengguna.
FBI menangkap Wilkins setelah menyelidiki kasus peretasan yang melibatkan sekitar 8.000 korban dan pencurian cryptocurrency senilai $220.000.
Wilkins dan timnya memasarkan permainan berbahaya melalui platform seperti Discord dan Telegram, menargetkan pengguna yang tidak curiga.
Pria Florida Ditangkap Karena Sebar Video Game Palsu Berisi Malware di SteamZyaire Wilkins, seorang pria berusia 21 tahun dari Florida, ditangkap oleh pihak berwenang Amerika Serikat karena diduga menyebarkan video game palsu yang mengandung malware melalui platform Steam. Wilkins dan rekan-rekannya dituduh telah mengunggah beberapa permainan berbahaya ke Steam, yang dirancang untuk menginfeksi komputer para pengguna, mencuri password, data lainnya, dan menguras dompet cryptocurrency mereka. Menggunakan malware ini, Wilkins dan kelompoknya berhasil menginfeksi sekitar 8.000 perangkat dan mengakses 80 dompet cryptocurrency, mencuri setidaknya $220.000 atau sekitar Rp3,3 miliar.Dari laporan yang ada, Wilkins dan para konspiratornya meluncurkan delapan permainan berisi malware dari sekitar bulan Mei 2024 hingga Februari 2026. Permainan yang terlibat antara lain BlockBlasters, Chemia, Dashverse, Lampy, Lunara, PirateFi, dan Tokenova. Pihak berwenang mencatat bahwa mereka memasarkan game-game berbahaya ini melalui platform media sosial seperti Discord, Telegram, dan LinkedIn, mendorong pengguna untuk mengunduh permainan tersebut. FBI juga berjanji akan memproses informasi dari para korban yang mungkin telah mengunduh game-game ini.Meskipun tuduhan ini sangat serius, penting untuk dicatat bahwa tidak ada informasi yang tersedia yang menunjukkan bahwa semua permainan tersebut telah diunggah ke Steam, meskipun platform tersebut merupakan tempat yang umum untuk permainan digital. Valve, perusahaan pemilik Steam, telah menghapus beberapa permainan yang terlibat dalam skema ini, termasuk BlockBlasters, yang telah menyebabkan kerugian lebih dari $150.000 bagi para korban. Hal ini menciptakan tantangan bagi para penegak hukum dalam melacak sepenuhnya jejak digital para pelaku dan menjamin keamanan platform tersebut.Kejadian ini memiliki implikasi yang sangat serius untuk industri permainan digital dan keamanan siber secara keseluruhan. Dengan metode penipuan yang semakin maju, pengguna di platform digital harus lebih waspada terhadap aplikasi yang mereka unduh. Penggunaan malware dalam permainan anak di bawah umur, seperti yang terjadi di Steam, dapat merusak kepercayaan publik dan mengguncang industri permainan secara besar-besaran. Oleh karena itu, peningkatan langkah-langkah keamanan dan pendidikan bagi pengguna sangatlah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.
Malware dalam Video Game
Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif atau merusak sistem komputer. Dalam konteks ini, malware digunakan dalam video game palsu untuk mengeksploitasi kerentanan pengguna dan mengakses data pribadi mereka, termasuk informasi dompet cryptocurrency. Masyarakat sering kali salah kaprah dengan mengira bahwa hanya perangkat lunak antivirus yang dapat melindungi mereka sepenuhnya, padahal kesadaran dan kewaspadaan individu juga sangat penting dalam mencegah infeksi malware.
Dalam penutupan, kasus Zyaire Wilkins dan permainan berbahaya yang terhubung ke dalam skema penipuan menjadi pengingat penting akan perlunya perlindungan yang lebih baik di dunia digital saat ini. Kejadian ini menunjukkan bagaimana platform yang populer seperti Steam bisa disalahgunakan untuk tujuan kriminal, dan menekankan pentingnya dugaan tindakan hukum yang cepat untuk menanggulangi dampak dari kejahatan siber.Artikel ini disintesis dari 2 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.