TLDR
Korelasi antara harga Bitcoin dan nilai tukar yen menunjukkan hubungan negatif yang kuat. Pergerakan nilai tukar yen dapat mempengaruhi harga Bitcoin, terlepas dari teori carry trade yang ada. Kekuatan atau kelemahan dolar dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kedua aset secara independen. # Mengapa Harga Bitcoin Turun Saat Yen Melemah, Bertentangan Dengan Teori LamaDalam beberapa waktu terakhir, harga Bitcoin mengalami penurunan meskipun nilai Yen Jepang juga melemah. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan antara kedua mata uang ini dan bertentangan dengan teori lama yang menyatakan bahwa penurunan nilai satu mata uang, seperti Yen, seharusnya menguntungkan aset digital seperti Bitcoin.## Data PendukungSalah satu fakta yang mendasari penurunan harga Bitcoin adalah fenomena yang terjadi pada 1 Agustus 2024, ketika Bank of Japan (BOJ) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 1%. Kenaikan suku bunga ini terjadi di tengah keprihatinan mengenai inflasi di Jepang yang meningkat seraya harga grosir naik lebih dari 6% year-over-year pada bulan Mei, menciptakan kekhawatiran akan perekonomian global. Setelah pengumuman ini, harga Bitcoin mengalami lonjakan dari sekitar $65,600 menjadi $66,582.05.Namun, situasi segera berubah, dan harga Bitcoin jatuh lagi kurang dari $60,000 di awal bulan Juni 2023. Penurunan ini bertepatan dengan meningkatnya posisi short spekulatif pada Yen yang terjadi pada 9 Juni 2023, di mana dana yang menggunakan leverage meningkatkan posisi short mereka terhadap Yen, menunjukkan sentimen negatif terhadap mata uang tersebut.## KontradiksiHal yang menarik adalah meskipun ada kepercayaan bahwa penurunan nilai Yen seharusnya membawa dampak positif bagi Bitcoin, kenyataannya harga Bitcoin justru terkoreksi. Badan pengatur di Jepang tampaknya terkendala oleh besarnya kekhawatiran inflasi, dan pada waktu yang sama, ada penurunan kepercayaan terhadap pasar kripto secara keseluruhan. Inflasi yang tinggi dan faktor geopolitik juga menghasilkan ketidakpastian bagi investor.Korelasi antara Bitcoin dengan nilai Yen dan Dollar AS mengindikasikan bahwa pergerakan harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh kekhawatiran macroeconomic yang lebih besar. Satu studi menunjukkan bahwa Bitcoin dan nilai tukar USD/JPY memiliki koefisien korelasi negatif yang kuat -0.90, yang berarti ada kecenderungan bagi harga Bitcoin untuk turun saat nilai tukar Yen terhadap Dollar menguat, melawan naluri pasar yang lebih umum.## ImplikasiKe depan, perkembangan ini meramalkan bahwa volatilitas harga Bitcoin mungkin akan berlanjut, terutama jika situasi inflasi di Jepang tidak stabil. Komitmen Bank of Japan menghadapi inflasi bisa terus mempengaruhi investor untuk berpindah dari Bitcoin ke aset yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi ini. Dapat diprediksi bahwa lonjakan dan penurunan lanjutan dalam mata uang fiat, seperti Yen, akan terus mempengaruhi minat terhadap Bitcoin. Keadaan ini menunjukkan bahwa pemahaman kita tentang pasar cryptocurrency dan dampaknya terhadap mata uang tradisional perlu diadaptasi seiring dengan dinamika global yang berubah.Artikel ini disintesis dari 4 sumber.