TLDR
Harga saham preferen STRC jatuh ke level terendah, menghambat saluran pendanaan untuk pembelian bitcoin. Strategy telah menjual bitcoin untuk pertama kalinya untuk membiayai dividen STRC, yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Perusahaan kini memiliki cadangan dolar AS yang signifikan untuk menutupi dividen dan utang, sambil tetap mengakumulasi bitcoin. ## Harga Saham Preferred MSTR Turun, Hambat Dana untuk Beli BitcoinSaat ini, banyak perhatian terfokus pada fluktuasi harga Bitcoin di pasar cryptocurrency. Dengan perusahaan-perusahaan besar seperti MicroStrategy, yang berinvestasi signifikan dalam Bitcoin, perubahan nilai saham mereka dapat berdampak besar pada strategi investasi mereka dan, pada gilirannya, pasar cryptocurrency secara keseluruhan.MicroStrategy, yang dikenal dengan simbol saham MSTR, baru-baru ini mengalami penurunan harga saham preferred-nya (STRC). Harga STRC ditutup pada $91,79, yang menunjukkan penurunan dan menjadikannya berada di bawah nilai par $100 sejak tanggal dividen terakhir. Penurunan harga ini terjadi bersamaan dengan penjualan Bitcoin oleh MicroStrategy, di mana perusahaan ini menjual 32 BTC untuk membantu membayar dividen kepada pemegang saham STRC, menghasilkan sekitar $2,5 juta dari transaksi tersebut.Penjelasan ini mencakup apa yang terjadi di balik layar saat harga saham tidak stabil. Saham preferred, seperti STRC, biasanya memberikan dividen komitmen yang lebih tinggi kepada pemegang saham dibandingkan saham biasa. Dividen ini dibayar dari laba perusahaan dan terikat pada kinerja investasi perusahaan, dalam hal ini, Bitcoin. Ketika harga Bitcoin mengalami penurunan, seperti yang terlihat dengan Bitcoin yang sempat jatuh di bawah $60,000, dampaknya bisa dirasakan di berbagai sisi. Penurunan harga saham STRC berarti perusahaan memiliki lebih sedikit dana yang dapat dialokasikan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, yang merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang MicroStrategy yang dikenal dengan istilah "buy and hold", di mana mereka bertujuan untuk terus mengakumulasi Bitcoin dalam portofolio mereka.Dari perspektif lebih luas, penurunan harga saham STRC dan dampak penjualannya terhadap pembelian Bitcoin dapat memiliki implikasi signifikan. MicroStrategy, sebagai pemegang Bitcoin terbesar yang terdaftar di publik, memiliki posisi yang cukup unik di pasar. Ketika mereka menjual Bitcoin, seperti dalam kasus penjualan 32 BTC yang baru-baru ini terjadi, tindakan tersebut dapat menyebabkan reaksi berantai di pasar. Hal ini meningkatkan keraguan dari investor lain dan bisa menimbulkan volatilitas lebih lanjut pada harga Bitcoin. Selain itu, pengurangan dana untuk akuisisi lebih banyak Bitcoin dapat menyusutkan minat institusi lainnya terhadap cryptocurrency, yang berpotensi menurunkan nilai Bitcoin lebih lanjut.Dengan perkembangan ini, penting untuk memperhatikan bagaimana pergerakan saham perusahaan besar yang berinvestasi di Bitcoin dapat mempengaruhi dinamika pasar cryptocurrency secara keseluruhan. Setiap perubahan kecil dalam investasi mereka dapat menciptakan efek domino yang mempengaruhi seluruh ekosistem.Artikel ini disintesis dari 5 sumber.