Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Keamanan Jadi Kunci Utama Agar DeFi Bisa Transformasi Sistem Perbankan Global

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
03 Jun 2026
170 dibaca
3 menit
Keamanan Jadi Kunci Utama Agar DeFi Bisa Transformasi Sistem Perbankan Global

TLDR

Keamanan on-chain menjadi kendala utama pertumbuhan DeFi.
Bank tradisional berusaha memperbaiki kekurangan struktural di DeFi dengan mengembangkan stablecoin yang teratur.
Klien institusional lebih memilih keamanan yang ditawarkan oleh bank dibandingkan dengan protokol DeFi non-kustodial.
# Keamanan Jadi Kunci Utama agar DeFi Bisa Transformasi Sistem Perbankan GlobalDi tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan, sistem keuangan desentralisasi atau Decentralized Finance (DeFi) menarik perhatian sebagai alternatif potensial bagi sistem perbankan tradisional. Namun, tantangan keamanan yang dihadapi sektor ini bisa menjadi penghalang signifikan bagi transformasi ini.Dalam bulan April 2023, sektor DeFi mengalami lonjakan kasus pelanggaran keamanan yang signifikan, dengan laporan menunjukkan lebih dari $1,1 miliar hilang akibat eksploitasi dan pencurian. Salah satu platform, Drift Protocol, mengalami kerugian hingga $295 juta akibat serangan tersebut, menyoroti risiko keamanan yang terus mengganggu kepercayaan investor dan pengguna.DeFi beroperasi menggunakan teknologi blockchain yang memungkinkan transaksi langsung antar pengguna tanpa perantara seperti bank. Mekanisme ini menggunakan kontrak pintar (smart contracts) yang mengeksekusi transaksi berdasarkan kode yang telah ditentukan sebelumnya. Namun, kompleksitas dan sifat terbuka dari teknologi blockchain juga memberi peluang bagi peretas untuk mengeksploitasi celah keamanan. Misalnya, dalam kasus Drift Protocol, masalah pengelolaan kunci administratif menyebabkan kerentanan yang besar, memungkinkan peretas untuk melakukan pencurian besar-besaran.Keamanan dalam DeFi sangat penting karena banyak dana yang disimpan dan dipindahkan dalam sistem ini berasal dari pengguna tanpa larangan bank. Dengan mengadopsi kebijakan keamanan yang lebih ketat seperti yang diterapkan oleh beberapa lembaga keuangan tradisional, DeFi dapat mulai membangun kembali kepercayaan di kalangan investor dan pengguna. Penelitian dan pengembangan alat keamanan di sektor ini harus menjadi prioritas, termasuk mengimplementasikan kerangka kerja zero trust yang menyatakan bahwa tidak ada entitas yang otomatis dipercaya tanpa verifikasi yang tepat.Dampak jangka panjang dari perkembangan ini sangat signifikan. Jika kekhawatiran keamanan dapat diatasi secara efektif, DeFi berpotensi untuk mengubah cara orang bertransaksi secara global, menawarkan akses yang lebih besar dan lebih murah ke layanan keuangan. Penggunaan mata uang stabil yang terhubung dengan aset berisiko rendah seperti Surat Utang AS (U.S. Treasuries) dapat menjadi bagian dari solusi untuk memberikan kestabilan dan mengurangi risiko. Dalam skala, jika DeFi berhasil mengurangi angka kehilangan lebih dari $1,1 miliar akibat kejahatan siber, ini bisa membebaskan potensi pasar yang jauh lebih besar yang tertutupi oleh kekhawatiran keamanan saat ini.Dengan inovasi yang tepat dan fokus pada keamanan, DeFi berpotensi tidak hanya untuk mentransformasi sistem perbankan, tetapi juga untuk meningkatkan inklusi keuangan di seluruh dunia.Artikel ini disintesis dari 6 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.