TLDR
Australia akan menerima tiga kapal selam nuklir dari Angkatan Laut AS sebagai bagian dari perjanjian AUKUS yang direvisi. Perubahan ini akan menyederhanakan manajemen program dan mengurangi biaya jangka panjang. Program drone bawah laut yang canggih juga sedang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan. # Australia Dapat Tiga Kapal Selam Nuklir AS, Perkuat Kemitraan AUKUS 2026Dalam konteks keamanan global yang semakin kompleks, Australia baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menerima tiga kapal selam nuklir dari Amerika Serikat (AS) dalam upaya memperkuat kemitraan AUKUS yang telah dibentuk dengan Inggris dan AS. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas pertahanan Australia di kawasan Indo-Pasifik.Pernyataan resmi menyebutkan bahwa tiga kapal selam tersebut akan tiba mulai tahun 2027. Dengan alokasi anggaran sebesar $3 miliar yang dihasilkan dari kesepakatan AUKUS, Australia sedang menuju pengembangan kemampuan kapal selam nuklir yang lebih modern. Kapal selam ini akan beroperasi di HMAS Stirling, pangkalan angkatan laut utama di Australia, yang juga akan menjadi lokasi untuk rotasi kapal selam nuklir dari UK dan AS. Pada saat yang sama, Australia juga telah memulai program perpanjangan umur untuk kapal selam Collins-class, memastikan keberlanjutan kapasitas pertahanan mereka.Secara teknis, kapal selam nuklir menggunakan reaktor nuklir sebagai sumber tenaga. Berbeda dengan kapal selam konvensional yang mengandalkan bahan bakar diesel, kapal selam ini mampu menjalankan operasi di bawah air dalam waktu yang lebih lama tanpa perlu muncul ke permukaan untuk mengisi ulang bahan bakar. Reaktor nuklir yang ada di dalam kapal selam ini mengubah energi dari proses fusi atau fisi nuklir menjadi tenaga listrik, dan dalam banyak kasus, ini memungkinkan kapal selam untuk menyelam selama berbulan-bulan tanpa batasan pasokan energi. Kapal selam nuklir juga solider dan memiliki kemampuan manuver yang tinggi, memberikan keunggulan dalam pengintaian dan serangan terhadap target di permukaan dan bawah air.Implikasi dari pengadaan kapal selam nuklir ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kekuatan militer Australia. Dengan hadirnya kapal selam nuklir, Australia berusaha memperkuat kemitraan pertahanan dengan negara-negara sekutu, khususnya dalam konteks pertahanan regional di kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompetitif. Kapal selam ini akan meningkatkan program pertahanan nasional Australia, mendukung posisi mereka dalam menghadapi tantangan keamanan seperti peningkatan kehadiran militer dari kekuatan besar di sekitarnya.Menarik untuk dicatat bahwa pengembangan kemampuan ini sejalan dengan komitmen Australia untuk memperkuat angkatan laut mereka, memastikan bahwa mereka tidak hanya mampu melindungi kepentingan nasional, tetapi juga berperan aktif dalam menjalankan misi kolektif dengan sekutu internasional.*Artikel ini disusun berdasarkan 5 sumber.*