TLDR
AmericanFortress telah mengembangkan skema tanda tangan pasca-kuantum untuk melindungi aset kripto dari serangan kuantum di masa depan. Meskipun dompet Satoshi Nakamoto tidak dapat diperbarui secara otomatis, mereka dapat dilindungi melalui soft fork yang kompatibel. Proses perlindungan untuk pengguna aktif hanya memerlukan waktu sekitar 50 milidetik dan biaya yang sangat terjangkau. # Protokol Post-Kuantum AmericanFortress Lindungi Miliaran Bitcoin dari PeretasanSeiring dengan kemajuan teknologi komputer kuantum, keamanan aset digital semakin terancam. AmericanFortress muncul sebagai pionir dalam menghadapi tantangan ini dengan menciptakan protokol post-kuantum yang dirancang untuk melindungi Bitcoin dan aset kripto lainnya dari potensi peretasan yang semakin canggih.AmericanFortress telah memperkenalkan protokol tanda tangan post-kuantum yang sedang dalam proses paten. Protokol ini dikembangkan dengan tujuan khusus untuk melindungi lebih dari $600 miliar aset kripto yang saat ini dianggap rentan terhadap serangan yang berasal dari kemampuan komputer kuantum yang semakin maju. Dalam presentasi resminya pada 2 Juni 2023, perusahaan ini memaparkan berbagai cara untuk meningkatkan keamanan ekosistem cryptocurrency. Protokol ini juga berpotensi melindungi 1,1 juta Bitcoin yang diperkirakan dimiliki oleh Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin yang identitasnya masih misterius dan nilai asetnya saat ini diperkirakan mencapai $400 miliar.Protokol post-kuantum berfungsi dengan menggunakan algoritma kriptografi baru yang tahan terhadap ancaman dari komputer kuantum. Dalam dunia kriptografi, banyak sistem keamanan saat ini, termasuk yang digunakan oleh Bitcoin, mengandalkan metode yang dapat dirusak oleh teknologi kuantum. Misalnya, teknik kunci publik yang berbasis pada kurva eliptik, yang dikenal sebagai Elliptic Curve Digital Signatures, rentan terhadap serangan dari komputer kuantum. Dengan mengadopsi protokol baru ini, diharapkan semua transaksi kripto yang terjadi menjadi lebih aman dan terlindungi dari potensi peretasan yang dapat dilakukan melalui kemampuan pengolahan informasi yang jauh lebih cepat dari yang bisa dicapai oleh komputer biasa.Mengadopsi protokol post-kuantum adalah langkah signifikan untuk menjaga kepercayaan terhadap cryptocurrency di masa depan. Dengan lebih dari $600 miliar dalam aset yang ada di pasar kripto, keamanan menjadi prioritas utama bagi investor dan pengguna. Jika tidak ada langkah preventif yang diambil, nilai dan keberlangsungan Bitcoin dapat terancam, terutama saat ancaman dari teknologi kuantum semakin nyata. AmericanFortress, dengan inovasinya dalam protokol keamanan ini, tidak hanya berfokus pada melindungi aset saat ini, tetapi juga berupaya untuk menciptakan landasan yang aman untuk adopsi cryptoeconomy di masa depan.Dengan langkah-langkah yang diambil oleh AmericanFortress dalam menghadapi risiko ini, dapat dilihat bahwa tantangan yang dihadapi oleh cryptocurrency global bisa ditanggulangi dengan teknologi yang tepat. Protokol post-kuantum ini bukan hanya sebuah inovasi teknologi, tetapi juga sebuah bentuk komitmen untuk menjaga integritas dan kepercayaan dalam ekosistem digital kita di masa depan.Artikel ini disintesis dari 6 sumber.