Inovasi Bioteknologi Dengan AI Buka Peluang Karir Baru Di Indonesia
Pomodo.id - Vivodyne, sebuah startup bioteknologi, berupaya merevolusi industri penemuan obat dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengatasi masalah data yang ada. Melalui penggunaan laboratorium robotik modular bernama HIVE, perusahaan ini dapat menumbuhkan 20 jenis jaringan manusia dan memantau serta memberi dosis secara mandiri. Pendekatan ini bertujuan untuk menghasilkan data biologis kausal yang saat ini kurang dimiliki oleh model AI, yang sebagian besar didasarkan pada pengujian hewan atau studi sel tunggal, bukan pada jaringan hidup. Pendiri dan CEO Vivodyne, Andrei Georgescu, menekankan bahwa tanpa pengujian pada manusia, banyak klaim tentang kemampuan AI untuk mengobati penyakit serius menjadi meragukan.