
Kereta api dan lokomotif terus-menerus menghadapi tekanan mekanis yang berat selama beroperasi. Beban dinamis dan perubahan gaya yang terjadi saat perjalanan menimbulkan tantangan besar bagi keawetan rangka, as roda, dan sistem pengereman. Untuk menjawab kebutuhan akan kendaraan yang lebih ringan, aman, dan hemat energi, sebuah laboratorium riset baru dibuka di Universitas Teknologi Graz, Austria.
Laboratorium Christian Doppler untuk Integritas Struktural dalam Desain Kendaraan Kereta api ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi, Energi, dan Pariwisata Austria. Pemerintah menempatkan teknologi kereta api sebagai bagian penting dalam strategi industri dan kebijakan iklim negara, dengan fokus pada efisiensi energi dan daya saing ekonomi jangka panjang.
Penelitian di laboratorium dibagi dalam dua bagian utama, yaitu mempelajari kekuatan lelah struktur baja yang dilas serta menganalisis perilaku dinamis sistem rem, khususnya getaran yang disebabkan oleh gesekan. Para peneliti menggunakan alat uji canggih seperti test rig rem untuk mensimulasikan kondisi nyata dan mengembangkan aturan desain praktis bagi produsen.
Laboratorium bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Austria seperti Siemens Mobility Austria, Plasser & Theurer, dan Miba Frictec GmbH. Kolaborasi ini mempercepat proses pengaplikasian hasil riset ke dalam produk yang dapat dipasarkan dan digunakan oleh operator kereta api di berbagai negara.
Dengan pendekatan ini, diharapkan masa pakai komponen kereta dapat diperpanjang, biaya pemeliharaan diminimalkan, dan efisiensi energi meningkat secara signifikan. Hasil penelitian ini juga berpotensi mendukung transisi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan secara global.