Para ilmuwan di MIT berhasil mensintesis molekul verticillin A setelah lebih dari 50 tahun tantangan sintesis yang rumit. Verticillin A adalah molekul dari jamur yang dipercaya punya potensi antikanker, terutama untuk tumor otak paling mematikan pada anak-anak.
Struktur verticillin A sangat kompleks dengan 10 cincin kimia dan delapan pusat stereogenik yang harus tersusun sangat presisi. Hal ini membuat proses sintesisnya susah dan memerlukan 16 tahap, sehingga baru bisa dilakukan sekarang setelah strategi baru diterapkan.
Turunan dari verticillin A telah diuji pada sel kanker otak yang agresif, seperti diffuse midline glioma (DMG). Hasil uji menunjukkan bahwa molekul ini dapat meningkatkan metilasi DNA dan memicu kematian sel kanker secara terprogram, membuka kemungkinan terapi baru yang efektif.
Walaupun hasil penelitian ini sangat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa verticillin A belum siap digunakan secara klinis dan masih memerlukan pengujian lanjutan, termasuk pada model hewan, untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Penelitian ini didukung oleh beberapa lembaga dan melibatkan integrasi keahlian di bidang kimia, biologi, dan perawatan kanker. Dengan sintesis ini, jalan untuk mengembangkan obat kanker baru yang lebih stabil dan efektif menjadi semakin terbuka.