Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

CES 2026: Tren Teknologi Konsumen yang Muncul

Share

CES 2026 menghadirkan sederetan inovasi yang berfokus pada gadget rumah pintar, robot, dan aplikasi AI fisik yang mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari. Pameran ini memamerkan tren terbaru yang memiliki potensi mendongkrak adopsi teknologi canggih dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

15 Jan 2026, 13.41 WIB

Dampak Tersembunyi Teknologi AI dan Robot di CES 2026 yang Jarang Dibahas

Dampak Tersembunyi Teknologi AI dan Robot di CES 2026 yang Jarang Dibahas
CES 2026 di Las Vegas kembali menghadirkan beragam inovasi teknologi konsumen seperti AI, robot humanoid, dan perangkat pintar untuk rumah. Acara ini menjadi ajang bagi produsen teknologi untuk memamerkan perangkat yang akan populer dalam setahun ke depan. Namun, di balik kemegahan teknologi yang dipamerkan, terdapat sejumlah dampak penting yang jarang dibahas secara terbuka. Salah satu isu utama yang kurang dibicarakan adalah dampak teknologi yang hemat tenaga kerja terhadap pekerjaan manusia. Meskipun banyak perangkat dan aplikasi AI yang hadir untuk memudahkan tugas di rumah dan kantor, diskusi tentang bagaimana pekerja akan beradaptasi dengan perubahan ini sangat minim di CES. Banyak yang percaya tantangan sesungguhnya adalah menyiapkan tenaga kerja untuk menghadapi gangguan akibat teknologi baru ini. Selain isu tenaga kerja, konsumsi energi yang besar untuk melatih dan menjalankan produk AI juga jarang disorot meskipun menjadi perhatian penting dalam konteks lingkungan. Meski ada beberapa pembicaraan mengenai ekonomi sirkular dan teknologi ramah lingkungan, detail bagaimana hal ini relevan untuk perangkat AI yang boros energi belum dijelaskan dengan jelas. Ini menjadi tanda bahwa pengembangan AI berjalan lebih cepat dari sistem pengaturan lingkungan yang seharusnya menyertainya. Masalah lain yang juga diabaikan adalah kebutuhan akan tata kelola, keamanan, dan kebijakan privasi yang kuat. Perangkat seperti asisten rumah yang peka emosi dan wearable pintar terus mengumpulkan data pribadi pengguna, namun rincian kebijakan data sulit ditemukan dan sering kalah dari penonjolan fitur canggih. Kurangnya perhatian pada aspek keamanan dan privasi ini menunjukkan risiko yang bisa meningkat saat teknologi menjadi lebih melekat dalam kehidupan dan bisnis. Terakhir, produsen teknologi kurang memberikan gambaran jelas bagaimana investasi besar di AI dapat menghasilkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Banyak alat dan perangkat pintar dipamerkan tanpa diikuti oleh strategi nyata agar teknologi tersebut dapat memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang. Ini mengingatkan kita bahwa untuk memanfaatkan teknologi baru secara maksimal, perlu ada diskusi jujur tentang dampak sosial, lingkungan, keamanan, dan nilai bisnis yang sesungguhnya.
15 Jan 2026, 03.19 WIB

CES 2026: Normalisasi Pengawasan Ambient dan Tantangan Otomatisasi Manusiawi

CES 2026: Normalisasi Pengawasan Ambient dan Tantangan Otomatisasi Manusiawi
CES tahun ini menampilkan teknologi yang terasa lebih sebagai kelanjutan daripada terobosan besar yang baru. Banyak inovasi yang disajikan masih menggunakan konsep dan bahasa yang sama dengan tahun sebelumnya, menandakan pergeseran teknologi yang lebih halus namun berpengaruh besar dalam cara kita berinteraksi dengan sistem digital. Salah satu tema utama adalah pengamatan yang terjadi secara ambient di hampir semua perangkat dan teknologi cerdas. Kamera pintar, robot humanoid, serta sistem otonom memerlukan pemantauan visual dan data secara terus-menerus. Hal ini menandai pengawasan tidak lagi dianggap sebagai tambahan, tapi sebagai prasyarat fungsi teknologi tersebut. Penting untuk dicatat bahwa teknologi pengawasan ini semakin diterima dan dinormalisasi, bukan lagi dipandang sebagai pelanggaran privasi atau sesuatu yang harus mendapatkan izin khusus. Ini menunjukkan perubahan budaya di mana pengawasan menjadi bagian alami dari sistem teknologi yang kita gunakan sehari-hari. Selain itu, CES juga menyoroti infrastruktur besar yang menjadi pondasi teknologi AI dan otomasi. Ini termasuk pusat data dan hardware industri yang masif, memperlihatkan bahwa kemajuan teknologi yang tampak cerdas dan abstrak sangat tergantung pada ekosistem fisik yang nyata dan tidak bisa diabaikan. Meskipun berbagai robot dan sistem otomatisasi tampak menjanjikan efisiensi, muncul pertanyaan kritis tentang nilai sebenarnya yang dihasilkan, terutama berkaitan dengan pengalaman manusia. Teknologi yang menghilangkan interaksi manusia bisa menyebabkan produk dan layanan terasa kurang bernilai secara emosional. Perubahan yang paling menarik adalah bagaimana kendaraan otonom membuka peluang baru untuk mengalokasikan waktu manusia dengan cara yang berbeda dari sekadar mengemudi.
14 Jan 2026, 01.48 WIB

Rasakan Demo Imersif Lego Smart Brick di CES 2026 Lewat Video VR180

Rasakan Demo Imersif Lego Smart Brick di CES 2026 Lewat Video VR180
Lego Smart Brick berhasil meraih penghargaan Best in Show di ajang CES 2026 dan menjadi pusat perhatian berkat demonstrasi impresif dari desainer Lego, Maarten Simons. Penulis mengambil kesempatan untuk merekam demo tersebut dengan kamera khusus agar bisa dinikmati lebih banyak orang secara virtual. Kamera yang digunakan adalah Qoocam Q3 Ultra yang dimodifikasi untuk menangkap video stereoskopis 3D dalam format VR180. Teknologi ini memungkinkan penonton merasakan pengalaman menonton yang lebih nyata dengan efek kedalaman, baik melalui headset VR maupun layar sentuh ponsel. Bagi yang memiliki headset seperti Meta Quest, video ini dapat diakses melalui aplikasi YouTube VR dengan pengaturan resolusi tinggi, meskipun video tersebut diunggah dalam kualitas 8K, YouTube belum menampilkan resolusi maksimal secara penuh. Penonton juga diberikan alternatif untuk menonton video hands-on Lego Smart Brick melalui platform yang lebih familiar seperti YouTube reguler, Instagram, dan TikTok. Hal ini memastikan aksesibilitas tetap terjaga meski fitur VR180 tidak bisa digunakan. Teknologi VR180 ini menarik untuk terus dikembangkan karena memberikan cara baru dalam menghadirkan konten berbasis demo produk. Namun, tantangan dalam produksi video dan pemutaran masih perlu diatasi agar bisa diterima secara luas di masa depan.
11 Jan 2026, 21.00 WIB

Inovasi Ponsel CES: Dari Keyboard Fisik Hingga Kamera Putar yang Unik

Inovasi Ponsel CES: Dari Keyboard Fisik Hingga Kamera Putar yang Unik
Dalam pameran CES tahun ini, meski robot yang melakukan laundry menarik perhatian utama, ada ponsel-ponsel dengan desain unik yang menarik untuk dibahas. Ponsel tidak lagi hanya persegi panjang monoton, melainkan hadir dengan inovasi menarik di sisi desain dan fungsi untuk menjawab kebutuhan yang berbeda-beda. Clicks, yang selama ini dikenal dengan aksesori keyboard, meluncurkan Communicator, ponsel dengan keyboard fisik penuh yang terinspirasi dari BlackBerry dan desain Curve. Ini dirancang sebagai ponsel pendamping bagi mereka yang lebih banyak mengetik email daripada main media sosial, tapi juga diminati sebagai ponsel utama. Ikko yang awalnya produsen earbud memperkenalkan MindOne Pro, ponsel Android kecil dengan layar kotak yang memiliki kamera belakang 50 megapiksel yang berputar ke depan sekaligus menjadi penyangga. Menariknya, ada dua pilihan sistem operasi, termasuk satu khusus AI dengan data global gratis. Samsung hadir dengan Galaxy Z TriFold, ponsel layar lipat tiga yang sangat besar layarnya saat dibuka, bisa digunakan sebagai tablet dan bahkan untuk mengganti laptop dalam beberapa kasus. Ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai penggunaan sekaligus mobilitas. Ketiga perangkat ini memperlihatkan bahwa masa depan ponsel bisa lebih beragam dan lebih sesuai kebutuhan penggunanya, tidak hanya sekedar menjadi layar kaca persegi panjang. Semakin banyak perusahaan berani menawarkan alternatif yang inovatif dan fungsional.
11 Jan 2026, 04.30 WIB

Inovasi Rumah Pintar CES 2026: Matter Permudah dan Perkaya Fitur dengan Harga Terjangkau

Inovasi Rumah Pintar CES 2026: Matter Permudah dan Perkaya Fitur dengan Harga Terjangkau
CES 2026 menampilkan berbagai produk rumah pintar inovatif dengan tren utama memperbaiki fitur dan memangkas harga pada kategori populer seperti smart lighting, kunci pintar, kamera rumah, dan TV. Protokol interoperabilitas Matter menjadi kunci perubahan dengan menyederhanakan konektivitas dan membuka peluang fitur baru. Beberapa produk menonjol seperti lampu pintar Varmblixt dari Ikea yang menggabungkan estetika desain dengan kemampuan pengaturan warna dan konektivitas Matter-over-Thread. Lifx juga memperkenalkan smart mirror berfitur pencahayaan penuh warna serta kontrol perangkat lain lewat tombol yang dikonfigurasikan via Matter. Aqara memperkenalkan Thermostat Hub W200 sebagai pusat rumah pintar yang juga berfungsi sebagai thermostat pintar dan penghubung berbagai perangkat lewat Wi-Fi, Thread, dan Zigbee. Ia memudahkan pengawasan pengunjung dengan cepat melalui snapshot video dari doorbell dan terintegrasi dengan fitur hemat energi Apple Adaptive Temperature. Lockin V7 Max menawarkan inovasi hebat dengan teknologi wireless charging optik yang memungkinkan fitur biometrik lengkap dan AI pintar untuk keamanan dan pengawasan pintu. Fitur ini membawa konsep kunci pintar ke level baru dengan berbagai biometrik dan AI yang mampu memonitor aktivitas di pintu depan. Berbagai produk lain seperti GE Lighting smart shades yang mudah dipasang, kamera Aqara G350 dengan privasi fisik, LG CLOiD home robot yang bisa mengatur perangkat rumah, hingga TV pintar Amazon Ember Artline yang menggunakan far-field microphone untuk perintah suara Alexa makin memperkaya ekosistem rumah pintar masa depan.
11 Jan 2026, 04.30 WIB

Gadget Rumah Pintar Terbaik di CES 2026 dan Era Baru dengan Protokol Matter

CES 2026 menghadirkan berbagai gadget rumah pintar dengan inovasi terbaru dan harga yang lebih bersaing. Protokol Matter mempermudah integrasi berbagai perangkat dari merk berbeda, sehingga produsen dapat mengembangkan fitur baru dan menurunkan harga produk mereka. Aqara U400 Smart Lock dan Roborock Saros Rover robot vacuum terpilih sebagai gadget terbaik. Selain itu, lampu pintar Ikea Varmblixt dan cermin pintar Lifx menambah warna dan fungsi dalam rumah, dengan dukungan konektivitas Matter yang lebih luas. Lockin V7 Max memberikan fitur canggih seperti pengisian daya nirkabel optik dan tiga pilihan biometrik untuk membuka pintu. LG juga memperkenalkan CLOiD, robot rumah pintar yang bisa mengatur peralatan rumah tangga tanpa harus menyentuhnya. GE Appliances menghadirkan kulkas pintar dengan layar Android yang terintegrasi dengan aplikasi belanja dan kamera dalam kulkas untuk memudahkan pemantauan isi. Sementara Amazon meluncurkan Ember Artline TV dengan fitur suara Alexa yang terintegrasi langsung ke layar. Semua produk ini menunjukkan bagaimana Matter dan teknologi baru mempercepat perkembangan smart home, dengan fokus pada kemudahan penggunaan, fitur cerdas, dan kompatibilitas luas antar perangkat yang berbeda.
10 Jan 2026, 20.00 WIB

Panduan Gadget dan Tren Teknologi Terbaik dari CES Tahun Ini untuk Kamu

Installer No. 111 adalah newsletter yang membagikan informasi tentang gadget dan teknologi terbaru yang menurut tim The Verge paling menarik di CES tahun ini. Penulis juga menggabungkan pengalaman pribadinya selama liburan dan rekomendasi dari komunitas pembaca yang beragam. Beberapa produk menarik yang dibahas meliputi Click Power Keyboard, sebuah keyboard Bluetooth yang bisa dipakai di banyak device, Lego Smart Brick yang membuat permainan Lego jadi lebih hidup, serta Ikea Kallsup yang terjangkau dan cocok untuk sistem audio rumah kecil-kecilan. Lenovo Legion Go 2 menarik perhatian karena menjalankan SteamOS yang ramah gamer dan memungkinkan pengalaman gaming portabel yang lebih baik, walaupun harganya cukup tinggi. Ada juga Pila Energy battery sebagai solusi cadangan listrik rumah dan Corsair Galleon 100 SD dengan desain keyboard mekanik yang kuat. Penulis juga membagikan pandangan dan kegiatan orang di timnya seperti Andy Hawkins yang berbagi tentang aplikasi favoritnya dan aktivitasnya bersepeda bersama keluarga. Komunitas Installer memberikan rekomendasi beragam mulai dari buku, podcast, aplikasi, hingga pengalaman menggunakan RPG dengan bantuan ChatGPT. Resolusi penulis yang bergeser dari scrolling media sosial ke bermain game berkualitas dengan layanan seperti Apple Arcade membuatnya lebih menikmati waktu luang. Ini menunjukkan perubahan tren konsumsi teknologi yang lebih menyenangkan dan produktif di masa depan.
10 Jan 2026, 01.02 WIB

CES 2026: AI Fisik dan Robot Jadi Sorotan Utama Teknologi Masa Depan

Selama bertahun-tahun, AI dikenal sebagai teknologi yang hanya bekerja di dalam layar berupa chatbot dan pembuat gambar. Namun, CES 2026 di Las Vegas mengubah pandangan tersebut dengan menampilkan AI yang hadir dalam bentuk fisik seperti robot dan perangkat pintar. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Atlas, robot humanoid dari Boston Dynamics yang didesain ulang agar mampu melakukan berbagai tugas fisik dengan lebih baik. Ini menunjukkan AI tidak lagi hanya sekadar menjawab pertanyaan, tapi bisa bergerak dan bekerja di dunia nyata. Selain robot, produk seperti pembuat es yang menggunakan AI juga diperkenalkan, membuktikan bahwa teknologi ini sudah merambah ke alat-alat rumah tangga yang mungkin belum kita duga sebelumnya. Industri otomasi pun mulai memanfaatkan AI untuk memindahkan suku cadang dan mengelola proses produksi. Podcast Equity dari TechCrunch membahas lebih dalam mengenai berbagai inovasi dan kesepakatan bisnis yang terjadi selama CES 2026. Para pembawa acara menjelaskan bagaimana tren ini menandakan pergeseran besar di dunia teknologi. Dengan kemajuan ini, masa depan AI akan semakin terlihat nyata dan praktis, bukan lagi hanya sebagai perangkat lunak di layar. Penggunaan AI fisik diprediksi akan mempercepat otomatisasi dan membawa dampak besar pada berbagai sektor ekonomi.
10 Jan 2026, 00.57 WIB

Pentingnya Keamanan Siber dalam Melindungi Data dan Infrastruktur Digital

Perkembangan teknologi digital di Indonesia terus meningkat pesat, namun hal ini juga membawa risiko keamanan siber yang tidak boleh diabaikan. Banyak perusahaan dan pemerintah mulai sadar akan pentingnya melindungi data dan sistem mereka dari ancaman siber yang semakin kompleks dan canggih. Ancaman siber dapat datang dari berbagai sisi, seperti peretasan, pencurian data, hingga serangan ransomware yang dapat merugikan pihak-pihak terkait secara besar-besaran. Oleh karena itu, investasi dalam teknologi keamanan siber menjadi fokus utama bagi banyak organisasi. Teknologi keamanan yang digunakan meliputi enkripsi data, sistem deteksi intrusi, hingga penggunaan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan secara real-time. Selain itu, pelatihan dan edukasi karyawan juga menjadi bagian penting dari strategi keamanan ini. Kolaborasi antara pihak pemerintah, perusahaan teknologi, dan pakar keamanan menjadi kunci sukses dalam memperkuat sistem pertahanan digital. Sinergi antara berbagai pihak ini menciptakan lingkungan siber yang lebih aman dan terpercaya bagi semua pengguna. Dengan meningkatnya kesadaran dan upaya perlindungan, diharapkan serangan siber dapat diminimalisir dan keamanan data serta infrastruktur digital dapat terjaga dengan baik. Langkah ini sangat penting untuk mendukung kemajuan teknologi yang berkelanjutan di masa depan.
09 Jan 2026, 22.00 WIB

Rangkuman Tren Teknologi Terbaru dari CES 2026 yang Perlu Kamu Ketahui

CES 2026 adalah salah satu pameran teknologi terbesar yang memperkenalkan berbagai produk dan inovasi terbaru di bidang teknologi konsumen. Acara ini sering kali terasa begitu ramai dan membanjiri pengunjung dengan informasi sehingga sulit untuk menyerap semuanya sekaligus. Tim dari The Verge meliput langsung pameran untuk memberikan laporan mendalam dan menyeluruh. Mereka menghadirkan berbagai tren yang ditemukan selama pameran, sehingga membantu pembaca untuk memahami berbagai kemajuan teknologi terdepan. Beberapa inovasi yang diperkenalkan di CES 2026 berkisar dari perangkat pintar, kecerdasan buatan, hingga teknologi wearable dan gadget terbaru yang siap mempengaruhi tahun berjalan. Situasi di lokasi seperti karpet yang buruk dan keramaian membuat pengalaman fisik di pameran cukup menantang. Namun, rangkuman tren yang disusun berfungsi untuk menyaring informasi penting tanpa harus menghadiri pameran secara langsung. Dengan memahami rangkuman dan tren dariCES 2026, pembaca dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang arah teknologi konsumen di masa depan dan juga dapat membuat keputusan yang lebih tepat terkait pembelian atau investasi teknologi.
Setelahnya

Baca Juga

  • Evolusi Teknologi Gaming dan Streaming

  • Transformasi AI dan Ekosistem dalam Teknologi

  • Evolusi Teknologi Gaming dan Streaming

  • Tantangan Penipuan Digital dan Krisis Harga di Indonesia

  • Rantai Pasokan Semikonduktor dan Persaingan Geopolitik