Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Perkenalkan Enkripsi Pesan RCS di iOS 16.5 untuk Keamanan Lebih Tinggi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
12 Mei 2026
304 dibaca
1 menit
Apple Perkenalkan Enkripsi Pesan RCS di iOS 16.5 untuk Keamanan Lebih Tinggi

AI summary

iOS 26.5 membawa dukungan enkripsi ujung-ke-ujung untuk pesan RCS.
Fitur RCS akan diaktifkan secara otomatis untuk percakapan baru dan didukung oleh beberapa operator di Indonesia.
Apple juga memperbarui antarmuka aplikasi Messages untuk mendukung fitur enkripsi RCS.
Apple resmi meluncurkan iOS 16.5 yang membawa dukungan enkripsi ujung-ke-ujung pada fitur pesan RCS. Sebelumnya fitur ini sudah tersedia di Android dan kini pengguna iPhone juga bisa mengaktifkannya melalui pengaturan Messages. Fitur ini masih dalam versi beta dan peluncurannya dilakukan secara bertahap.Beberapa operator besar di Indonesia seperti Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSMART sudah mendukung fitur ini dengan kemampuan seperti 5G, VoLTE, dan Hotspot pribadi. Pengguna akan melihat ikon gembok di bagian atas percakapan jika pesan yang dikirim sudah terenkripsi, baik di perangkat iPhone maupun Android.Pentingnya fitur ini adalah untuk meningkatkan keamanan komunikasi pesan yang selama ini memiliki risiko penyadapan. Dengan enkripsi ujung-ke-ujung, pesan RCS jadi lebih aman dan dapat menggantikan SMS serta MMS sebagai standar komunikasi pesan modern. Apple menegaskan bahwa fitur ini akan aktif otomatis dalam beberapa bulan mendatang seiring adanya dukungan operator.

Experts Analysis

Bruce Schneier (Pakarnya Keamanan Siber)
Penambahan enkripsi ujung-ke-ujung pada layanan pesan standar seperti RCS menandai era baru privasi komunikasi mobile yang sangat penting mengingat peningkatan ancaman peretasan dan pengintaian data pengguna.
Editorial Note
Peluncuran enkripsi ujung-ke-ujung untuk RCS pada iOS merupakan langkah strategis Apple untuk menutup gap keamanan yang selama ini menjadi keunggulan Android. Meskipun fitur ini masih beta dan peluncurannya bertahap, ini akan memaksa operator untuk mempercepat dukungan teknologi yang aman dan modern bagi pengguna mereka, terutama di pasar besar seperti Indonesia.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.