Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa Bank Sentral Enggan Pegang Bitcoin Meski Investor Besar Minat

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
12 Mei 2026
139 dibaca
1 menit
Kenapa Bank Sentral Enggan Pegang Bitcoin Meski Investor Besar Minat

AI summary

Transparansi Bitcoin dapat menjadi penghalang bagi adopsi oleh bank sentral.
Ray Dalio menyoroti kelemahan Bitcoin sebagai aset cadangan dibandingkan dengan emas.
Korelasi Bitcoin dengan pasar teknologis menunjukkan bahwa ia lebih berperilaku sebagai aset berisiko ketimbang penyimpan nilai.
Ray Dalio mengungkapkan bahwa transparansi Bitcoin yang dianggap keunggulan kini menjadi kelemahan utama dalam adopsi sebagai aset cadangan oleh bank sentral. Bitcoin mencatat semua transaksi di buku besar publik sehingga transaksi bisa dipantau secara real time.Korelasi harga Bitcoin dengan indeks Nasdaq sangat tinggi, mencapai 0,89 dalam 90 hari terakhir, yang menunjukkan Bitcoin mengikuti pola aset berisiko daripada menjadi penyimpan nilai independen. Transaksi yang mudah dilacak membuat bank sentral dan investor institusional kurang nyaman menggunakan Bitcoin sebagai aset cadangan.Karena kurangnya privasi dan ukuran pasar Bitcoin yang masih relatif kecil dibanding emas, Bitcoin diharapkan tidak akan menggantikan emas sebagai aset cadangan global utama. Namun, aset kripto yang fokus pada privasi seperti Zcash semakin diminati sebagai alternatif.

Experts Analysis

Andreas Antonopoulos
Bitcoin's transparency is a feature for decentralization but privacy layers are necessary for broader adoption and institutional trust.
Nouriel Roubini
Bitcoin acts more like a speculative asset than a reliable store of value due to its volatility and correlation with tech stocks.
Michael Saylor
Despite its correlations, Bitcoin remains a superior digital asset accumulation tool compared to traditional assets.
Editorial Note
Transparansi Bitcoin memang jadi pedang bermata dua; dari sisi keamanan dan antisipasi penipuan sangat ideal, tapi dari sisi privasi dan strategi institusional, hal ini menghalangi adopsi besar. Selain itu, korelasinya yang tinggi dengan pasar saham menunjukkan Bitcoin belum bisa berdiri sebagai aset lindung nilai yang mandiri seperti emas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.