Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cowboy Space Corporation Kembangkan Roket Sendiri Untuk Data Center AI Di Luar Angkasa

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
11 Mei 2026
2218 dibaca
1 menit
Cowboy Space Corporation Kembangkan Roket Sendiri Untuk Data Center AI Di Luar Angkasa

TLDR

Cowboy Space Corporation berfokus pada pengembangan roket untuk mendukung kebutuhan data center di orbit.
Permintaan untuk komputasi AI semakin meningkat, sedangkan kapasitas peluncuran roket masih terbatas.
Inovasi dalam desain roket dapat menyederhanakan proses peluncuran dan meningkatkan efisiensi untuk bisnis data center di luar angkasa.
Permintaan komputasi AI yang terus meningkat memicu minat menempatkan data center di luar angkasa. Namun, keterbatasan kapasitas roket komersial dan biaya yang sangat tinggi menghambat realisasi ide ini. Baiju Bhatt, pendiri Cowboy Space Corporation, memutuskan mengembangkan roket sendiri sebagai solusi.Cowboy Space berhasil mengumpulkan dana seri B sebesar 275 juta dolar dengan valuasi 2 miliar dolar guna mendukung pengembangan program roket dan data center luar angkasa. Roket ini akan membawa satelit yang mampu menghasilkan 1 MW listrik dan menampung sekitar 800 GPU. Tim beranggotakan veteran dari Blue Origin dan SpaceX menggarap proyek ini.Inisiatif ini membawa Cowboy Space ke persaingan langsung dengan pemain besar seperti SpaceX dan Blue Origin. Dengan fokus unik dan desain khusus, perusahaan berharap dapat memenuhi permintaan yang semakin besar untuk komputasi AI yang tahan terbatas kapasitas peluncuran di bumi. Proyek ini kemungkinan selesai dan melakukan peluncuran perdana sebelum akhir 2028.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.