AI summary
BlackRock memperluas investasi keuangan yang ditokenisasi dengan dana baru berbasis blockchain. Securitize dan BNY Mellon terlibat sebagai agen transfer untuk pemeliharaan catatan kepemilikan. Pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi diperkirakan akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun mendatang. BlackRock mengajukan dua proposal dana investasi berbasis token yang memanfaatkan teknologi blockchain dalam pencatatan dan transaksi dana pasar uang dan surat berharga pemerintah. Inisiatif ini melibatkan peluncuran BlackRock Daily Reinvestment Stablecoin Reserve Vehicle dan share class baru berbasis token Ethereum untuk dana BlackRock Select Treasury Based Liquidity Fund. Proyek ini menandai langkah besar BlackRock dalam memperluas keuangan tokenized di pasar tradisional.Dalam pengajuan tersebut, penggunaan sistem permissioned blockchain untuk pemeliharaan catatan kepemilikan saham tokenized dilakukan oleh Securitize Transfer Agent LLC dan BNY Mellon Investment Servicing menggunakan standar ERC-20 di Ethereum. Investasi minimum mencapai 3 juta dolar AS, dan dana tokenized sebelumnya bernama BUIDL telah mengelola aset sekitar 2,5 miliar dolar AS. Data dari rwa.xyz dan laporan Boston Consulting Group menunjukkan pertumbuhan pasar aset tokenized yang sangat cepat dan potensi pasar yang besar hingga 18,9 triliun dolar AS di 2033.Inovasi ini penting karena akan mempercepat modernisasi sistem keuangan dengan memungkinkan perdagangan dan penyelesaian transaksi 24 jam serta transparansi yang lebih tinggi. BlackRock berharap tokenisasi dapat memperkuat peran produk-produk dana keuangannya di pasar tradisional maupun pasar crypto yang semakin berkembang. Langkah ini berpotensi mendorong adopsi luas teknologi blockchain di ekosistem keuangan global.
Keseriusan BlackRock dalam mengeksplorasi tokenisasi menunjukkan pembentukan sebuah paradigma baru dalam pengelolaan aset yang menggabungkan keunggulan teknologi blockchain dengan skala besar institusi keuangan tradisional. Langkah ini juga menandakan bahwa teknologi tokenisasi mulai dianggap bukan hanya sebagai tren teknologi, tapi sebagai elemen fundamental untuk masa depan pasar modal.