TLDR
Kerentanan di cPanel dan WHM dapat mengakibatkan pengambilalihan server oleh peretas. Jumlah server yang terpengaruh tetap tinggi, menunjukkan perlunya tindakan cepat dari pengguna. Pentingnya peringatan dari badan seperti CISA untuk melindungi infrastruktur siber. Hacker masih aktif mengeksploitasi kerentanan kritis di perangkat lunak cPanel dan WHM yang memungkinkan pengambilalihan penuh server. Kerentanan ini dilacak sebagai CVE-2026-41940 dan sudah diidentifikasi sejak beberapa minggu lalu. Serangan ini menyebabkan ribuan server menjadi korban dan beberapa di antaranya mengalami serangan ransomware.Lebih dari 550.000 server cPanel berpotensi rentan saat ini, dengan sekitar 2.000 server sudah terkompromi, menurun dari 44.000 pada awal kemarin. Data dan contoh serangan juga dipantau oleh organisasi nonprofit Shadowserver, dan CISA telah memperingatkan serta meminta patch segera dilakukan. Google bahkan mengindeks situs yang memasang pesan permintaan tebusan para hacker.Kerentanan ini sangat berbahaya karena memungkinkan hacker mengendalikan server korban sepenuhnya melalui akses panel kontrol. Pengguna dan perusahaan hosting diimbau segera melakukan patch untuk melindungi server mereka. Jika tidak segera diatasi, dampak negatif seperti pencurian data dan gangguan layanan akan terus meningkat.