Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jerome Powell Tetap Di Federal Reserve Karena Tekanan Hukum, Suku Bunga Stabil

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
30 Apr 2026
1436 dibaca
1 menit
Jerome Powell Tetap Di Federal Reserve Karena Tekanan Hukum, Suku Bunga Stabil

TLDR

Jerome Powell tetap di Federal Reserve meskipun masa jabatannya hampir berakhir karena kekhawatiran terhadap serangan hukum.
Keputusan untuk mempertahankan suku bunga memicu ketidakpastian di pasar, termasuk penurunan harga bitcoin.
CLARITY Act menjadi fokus perhatian pasar sebagai potensi untuk perubahan kebijakan moneter di masa depan.
Jerome Powell memutuskan untuk tetap menjadi Gubernur Federal Reserve meski masa jabatannya sebagai Ketua akan berakhir karena serangan hukum yang terus berlangsung. Hal ini terjadi saat Federal Reserve memutuskan menahan suku bunga pada kisaran 3,5%-3,75%.Investigasi kriminal yang sempat ditutup oleh pemerintahan Trump tetap diawasi oleh inspektur jenderal Fed, dan memungkinkan penyelidikan kembali jika fakta baru muncul. Tiga gubernur menentang keputusan untuk tidak menurunkan suku bunga, menunjukkan ketegangan dalam kebijakan moneter.Keputusan Powell dan kebijakan Fed ini berdampak pada pasar keuangan, termasuk penurunan harga bitcoin di bawah 75.000 USD. Analis memperkirakan adanya potensi perubahan kebijakan suku bunga di masa depan oleh Kevin Warsh sekaligus pengesahan CLARITY Act yang dapat memacu kenaikan nilai bitcoin.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.