AI summary
Daredevil: Born Again mendapat pujian tinggi meskipun performanya rendah di tangga penonton. Fokus baru pada konten 'street-level' mungkin menjadi kunci untuk keberhasilan serial Marvel di masa depan. Meskipun penontonannya tidak tinggi, Marvel tetap melanjutkan produksi untuk Daredevil dan karakter terkait lainnya. Daredevil: Born Again dianggap sebagai seri MCU dengan kualitas tinggi namun mengalami performa penonton yang rendah, tidak pernah masuk dalam daftar peringkat Nielsen top 10 selama musim tayang. Seri ini mengikuti kesinambungan dari serial Netflix lama dan tidak melakukan reboot biasa yang mungkin membatasi pemirsa baru.Disney melaporkan 7,5 juta penonton dalam 5 hari pertama, lebih rendah dibandingkan dengan serial MCU lainnya seperti Loki dan Agatha. Dengan biaya produksi relatif tinggi tapi tidak sebesar film blockbuster, Disney ternyata tetap langsung menyetujui dua musim pertama dan kini memproduksi musim ketiga, serta merencanakan spin-off tambahan.Fokus Disney ke depan adalah pada cerita MCU berskala kecil atau 'street-level' yang menyeimbangkan biaya dan kualitas, walaupun model tayang tanpa binge drop mungkin mengurangi jumlah penonton aktif mingguan. Terlepas dari kelasnya yang tinggi dan pujian banyak penggemar, serial ini menghadapi tantangan untuk meningkatkan jangkauan dan popularitas secara luas.
Kualitas tinggi tidak selalu menjamin performa penonton yang tinggi, terutama jika penonton merasa harus mengikuti konten lama sebagai prasyarat. Model distribusi tanpa binge drop juga menghambat momentum dan percakapan sosial yang bisa meningkatkan popularitas tayangan ini.