Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Bitcoin Turun Setelah Mendekati 80 Ribu Dolar Karena Ketegangan Geopolitik

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
28 Apr 2026
134 dibaca
1 menit
Harga Bitcoin Turun Setelah Mendekati 80 Ribu Dolar Karena Ketegangan Geopolitik

AI summary

Harga Bitcoin mengalami penurunan setelah mencapai hampir $80,000 karena ketegangan geopolitik.
Negosiasi antara AS dan Iran berpotensi mempengaruhi pasar minyak dan kripto.
Permintaan institusional untuk Bitcoin masih ada, namun penjualan oleh pemegang jangka pendek menghambat momentum.
Bitcoin sempat rally mendekati 80.000 dolar AS, level tertinggi sejak Februari namun tidak bertahan lama dan turun kembali ke sekitar 76.600 dolar selama sesi perdagangan AS karena kekhawatiran geopolitik yang kembali muncul.Ethereum, XRP, dan Solana juga mengalami penurunan sekitar 3%, sementara saham-saham kripto seperti Coinbase dan Galaxy Digital juga turun akibat kekhawatiran terkait negosiasi AS-Iran dan gangguan di jalur minyak Selat Hormuz yang turut mendorong kenaikan harga minyak mentah Brent dan WTI.Situasi ini membuat pasar kripto berada dalam posisi rentan dan diperkirakan akan mengalami konsolidasi atau koreksi lebih lanjut ke kisaran 75.000 dolar, sementara penguatan menuju level 80.000 dolar harus disertai dengan langkah yang cukup kuat untuk mengkonfirmasi tren bullish berkelanjutan.

Experts Analysis

Bitfinex Analysts
Holders jangka pendek yang sudah untung mengambil keuntungan mereka, sehingga membatasi kenaikan meskipun ada permintaan dari pembeli ETF. Pasar saat ini menunjukkan kecenderungan konsolidasi atau penurunan ringan sebelum ada konfirmasi tren bullish yang lebih kuat.
Editorial Note
Pasar kripto masih sangat rentan terhadap faktor eksternal, terutama geopolitik yang berdampak pada sentimen investor institusional. Kunci untuk mengubah tren ini adalah bitcoin menembus dan bertahan di atas 80.000 dolar, yang sampai saat ini belum terjadi, sehingga volatilitas masih akan terus terjadi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.