Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DeFi Masih Bertahan Meski Kena Serangan Besar Dan TVL Turun Tajam

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
26 Apr 2026
1481 dibaca
2 menit
DeFi Masih Bertahan Meski Kena Serangan Besar Dan TVL Turun Tajam

TLDR

DeFi masih ada meskipun mengalami eksploitasi besar-besaran.
Penurunan TVL di DeFi lebih merupakan penyesuaian risiko daripada kehancuran total.
Kejadian ini menjadi panggilan untuk membangun sistem yang lebih aman dan menarik bagi pengguna.
DeFi mengalami eksploitasi besar-besaran senilai 290 juta dolar yang menyebabkan penurunan TVL sekitar 13 miliar dolar dalam waktu singkat. Eksploitasi ini disebabkan oleh serangan pada infrastruktur LayerZero yang digunakan oleh KelpDAO, berbeda dengan serangan smart contract biasa. Kerugian ini menimbulkan kekhawatiran bahwa risiko dari token rsETH yang tidak dibackup akan berdampak negatif ke pasar pinjaman seperti Aave.Setelah serangan, modal langsung mengalir keluar dari Aave dan sektor DeFi secara luas, namun penurunan TVL sebagian besar disebabkan oleh unwind dari strategi leverage yang menggunakan token rsETH sebagai jaminan. Yield rendah di DeFi mendorong pengguna untuk mengambil leverage berlebih sehingga meningkatkan risiko sistemik. Data menunjukkan bahwa token rsETH di Aave telah tumbuh pesat beberapa minggu sebelum kejadian, memperparah dampak keuangan.Meskipun serangan dan penurunan nilai terjadi, DeFi tidak mengalami kehancuran total. Sejarah menunjukkan modal dapat berputar dan kembali setelah stabilitas tercapai. Protokol lain seperti Spark mencatat peningkatan TVL pada masa yang sama, menandakan adanya peralihan modal antar platform. Insiden ini menjadi peringatan untuk membangun sistem yang lebih aman dan menawarkan produk dengan imbal hasil yang lebih masuk akal agar DeFi tetap menarik bagi investor.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.