Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Proyek Golden Dome Trump Terhambat Biaya dan Politik Menjelang Pemilu

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
24 Apr 2026
229 dibaca
1 menit
Proyek Golden Dome Trump Terhambat Biaya dan Politik Menjelang Pemilu

AI summary

Proyek Kubah Emas bertujuan untuk meningkatkan pertahanan Amerika Serikat terhadap serangan rudal.
Pendanaan untuk proyek ini menghadapi tantangan politik di Kongres, terutama menjelang pemilu sela.
Anggaran yang dibutuhkan untuk proyek Kubah Emas sangat besar, mencapai ratusan miliar dolar.
Pemerintahan Presiden Donald Trump ingin membangun sistem pertahanan Golden Dome yang fungsinya mirip Iron Dome milik Israel untuk melindungi AS dari serangan rudal dan drone. Desain sistem menggabungkan rudal pencegat dan teknologi AI dengan kemampuan mendeteksi dari sensor 360 derajat hingga sistem luar angkasa.Pentagon mengajukan dana sebesar US$17 miliar melalui UU rekonsiliasi dan US$400 juta lewat penganggaran biasa, sementara total biaya diperkirakan antara US$185 miliar hingga US$3 triliun. Namun, anggota DPR dari Partai Republik menolak menyetujui dana besar karena takut konflik politik di Kongres terutama menjelang pemilu sela.Jika dukungan politik tidak tercapai dan dana tidak disetujui, proyek Golden Dome berisiko tertunda lama atau tidak selesai saat Trump lengser pada 2028. Hal ini membuat ambisi perlindungan modern untuk Amerika Serikat tetap menjadi tantangan besar.

Experts Analysis

John M. Thompson (Analis Pertahanan)
Keterbatasan dukungan politik dan besarnya anggaran yang dibutuhkan mencerminkan tantangan klasik dalam proyek pengembangan teknologi militer. Tanpa konsensus politik, infrastruktur dan inovasi pertahanan seperti Golden Dome sulit untuk diwujudkan tepat waktu.
Editorial Note
Proyek pertahanan sebesar Golden Dome memang ambisius namun sangat rentan terhadap dinamika politik dan anggaran yang terbatas. Tanpa dukungan bipartisan di Kongres, inisiatif canggih seperti ini cenderung terhambat, terlepas dari urgensi keamanannya bagi negara.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.