Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Aave Pimpin Koordinasi Penyelamatan Rp4,2 Triliun dari Eksploitasi RsETH DeFi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
24 Apr 2026
87 dibaca
1 menit
Aave Pimpin Koordinasi Penyelamatan Rp4,2 Triliun dari Eksploitasi RsETH DeFi

AI summary

Inisiatif 'DeFi United' bertujuan untuk memulihkan pasar DeFi setelah eksploitasi besar.
Lido Finance dan EtherFi berkomitmen untuk menyuntikkan dana guna menstabilkan sistem.
Eksploitasi ini mengakibatkan dampak signifikan pada likuiditas Aave dan pasar DeFi secara keseluruhan.
Eksploitasi besar senilai 292 juta dolar AS pada token rsETH mengakibatkan kekurangan jaminan besar di platform pinjaman DeFi Aave. Peretas berhasil menciptakan token rsETH tanpa jaminan melalui celah teknis LayerZero dan KelpDAO lalu meminjam aset dengan token tersebut, membuat nilai aset Aave turun hingga 10 miliar dolar AS.Sebagai respons, sejumlah perusahaan besar seperti Lido Finance dan EtherFi bersama pendiri Aave, Stani Kulechov, meluncurkan inisiatif bernama 'DeFi United' untuk mengatasi kekurangan jaminan tersebut dengan menyumbang ribuan ETH guna memulihkan stabilitas pasar. Sebelumnya, Arbitrum juga membekukan sebagian dana berkaitan dengan eksploitasi senilai 71 juta dolar AS.Fokus utama dari inisiatif ini adalah untuk menyelamatkan sistem dan mencegah likuidasi paksa yang bisa merusak pasar secara lebih luas, meski upaya penarikan dana curian menjadi rumit karena perpindahan aset ke Bitcoin via Thorchain. Keberhasilan kolaborasi ini sangat penting untuk menormalkan pasar DeFi dan memulihkan kepercayaan investor.

Experts Analysis

Stani Kulechov
Saya fokus memastikan solusi terbaik untuk pengguna dan memulihkan kondisi pasar sesegera mungkin.
Lido Labs Foundation
Kami berkomitmen mengalokasikan 2.500 stETH ke dalam kendaraan bantuan khusus sebagai langkah nyata dukungan penyelamatan.
Editorial Note
Langkah kolaboratif semacam ini adalah langkah tepat agar sektor DeFi dapat segera kembali stabil dan mencegah keruntuhan lebih besar yang dapat merusak ekosistem. Namun, masih ada risiko besar terkait penanganan dana hasil eksploitasi yang sudah berpindah-pindah ke aset lain, sehingga masalah kepercayaan dan keamanan harus terus dikawal secara ketat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.