Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kerugian Rp 58.45 miliar ($3,5 Juta) di Volo Protocol Menambah Krisis Keamanan DeFi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
22 Apr 2026
164 dibaca
1 menit
Kerugian Rp 58.45 miliar ($3,5 Juta)  di Volo Protocol Menambah Krisis Keamanan DeFi

AI summary

Keamanan dalam DeFi masih menjadi masalah besar dengan banyaknya eksploitasi yang terjadi.
Volo Protocol berkomitmen untuk menyerap kerugian daripada membebankan kepada pengguna.
Perlu ada peningkatan keamanan dan pengawasan dalam protokol DeFi untuk melindungi investasi pengguna.
Volo Protocol mengalami peretasan yang menyebabkan kerugian sekitar 3,5 juta dolar AS di tiga vault spesifik mereka yang berisi berbagai aset digital termasuk WBTC, XAUm, dan USDC. Protokol mengumumkan bahwa vault lain dengan total 28 juta dolar AS tetap aman dan tidak terdampak.Untuk mengatasi insiden tersebut, Volo membekukan aset sebesar 500.000 dolar AS serta bekerja sama dengan Sui Foundation dan pihak penyidik onchain guna melacak dan menghentikan penyebaran dana curian. Serangan ini terjadi bersamaan dengan eksploitasi besar lainnya di KelpDAO yang memicu kegelisahan di ekosistem DeFi.Kejadian ini menambah daftar panjang kerugian di DeFi yang kini mencapai lebih dari 10 miliar dolar AS, memunculkan kekhawatiran tentang keamanan smart contract dan perlunya investasi serius dalam pengawasan. Volo berkomitmen untuk menangani kerugian tanpa membebankan kepada pengguna dan akan merilis laporan lengkap setelah investigasi selesai.

Experts Analysis

Andreas M. Antonopoulos
Serangan berulang di DeFi menunjukkan bahwa teknologi smart contract masih sangat muda dan membutuhkan standar keamanan yang jauh lebih ketat sebelum dikomersialkan lebih luas.
Caitlin Long
Untuk membangun kepercayaan institusional, protokol DeFi harus mengadopsi praktik keamanan yang transparan dan melibatkan audit independen secara berkala.
Editorial Note
Masalah keamanan dalam DeFi sejatinya bisa diminimalisir jika protokol lebih serius menginvestasikan dana dan sumber daya untuk audit dan peningkatan kode. Saat ini, fokus yang terlalu besar pada pengembangan produk tanpa diimbangi keamanan membuat ekosistem rentan dan merugikan para penggunanya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.