Kevin Warsh Tegaskan Independensi The Fed, Pasar Kripto Terdampak Penurunan
Finansial
Mata Uang Kripto
22 Apr 2026
265 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kevin Warsh menekankan independensi Federal Reserve saat memberikan kesaksian.
Pasar cryptocurrency menunjukkan penurunan yang sejalan dengan komentar Warsh tentang suku bunga.
Warsh memiliki hubungan dengan industri crypto yang dapat mempengaruhi kebijakan masa depan mengenai aset digital.
Kevin Warsh, calon ketua Federal Reserve, menegaskan bahwa Presiden Trump tidak pernah memintanya untuk memotong suku bunga dan menekankan pentingnya independensi bank sentral. Pernyataan ini disampaikan saat sidang di Komite Perbankan Senat AS yang membuat pasar kripto dan saham teknologi merespons negatif.
Bitcoin turun sekitar 0,6% menjadi Rp 1.26 juta ($75.500) dari level sebelumnya sekitar Rp 1.29 juta ($77.000) , sementara saham Coinbase, Robinhood, Galaxy, dan Circle juga mengalami penurunan yang cukup tajam. Hal ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan kebijakan suku bunga yang tidak lebih longgar dalam waktu dekat.
Meskipun Warsh menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga, analis percaya bahwa di masa depan Warsh yang memiliki pengalaman di dunia kripto bisa mendukung pelonggaran kebijakan moneter yang meningkatkan likuiditas. Kondisi ini berpotensi mengangkat harga bitcoin mendekati Rp 1.67 miliar ($100,000) pada 2026, jika Warsh jadi memimpin The Fed.
Analisis Ahli
Matt Mena
Warsh dikenal dengan disiplin fiskal namun kritis terhadap keterlambatan data yang membuat suku bunga terlalu tinggi sehingga menghambat pertumbuhan dan menyebabkan volatilitas pasar. Keahliannya di bidang kripto dan DeFi bisa memberikan arah regulasi yang lebih jelas dan kondusif bagi perkembangan industri digital asset.