Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Terobosan AI Setelah Lama Tertinggal

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (22h ago) artificial-intelligence (22h ago)
21 Apr 2026
224 dibaca
1 menit
CEO Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Terobosan AI Setelah Lama Tertinggal

Rangkuman 15 Detik

John Ternus akan mengambil alih sebagai CEO Apple pada 1 September 2024.
Apple menghadapi tantangan untuk mengejar ketertinggalan dalam teknologi AI dan asisten suara.
Kerja sama dengan Google untuk menggunakan teknologi Gemini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Siri di masa depan.
Apple mengumumkan John Ternus sebagai CEO baru yang akan menggantikan Tim Cook mulai 1 September. Ternus adalah veteran 25 tahun Apple dan CEO pertama dari divisi hardware dalam 30 tahun. Meski berfokus pada perangkat keras, pengumuman resmi tidak menyebutkan rencana terkait AI. Apple selama ini tertinggal dalam pengembangan AI, terutama asisten virtual Siri yang tidak mampu menandingi Google atau Microsoft. Perusahaan mengandalkan kerja sama dengan Google untuk model AI Gemini senilai sekitar 1 miliar dolar per tahun. Pembaruan Siri yang dijanjikan terus tertunda hingga saat ini, walaupun iklan dan pengumuman menunjukkan harapan besar. Tantangan terbesar bagi Ternus adalah membawa Apple mengejar ketertinggalan di bidang AI dan memimpin inovasi, terutama saat kompetitor berlomba memasukkan AI ke produk mereka secara agresif. Pilihan CEO dari hardware mencerminkan strategi Apple fokus pada kualitas produk, namun risiko kehilangan pangsa pasar AI tetap nyata.

Analisis Ahli

Mark Gurman
Ternus adalah sosok yang akan membawa Apple fokus pada kualitas dan keandalan produk, tapi tantangan AI tetap besar karena sifat industri yang cepat berubah.
Nilay Patel
Apple perlu berani mengambil risiko dalam AI agar tidak makin tertinggal, dan pergantian CEO dari hardware ke AI-focused leader menjadi hal yang krusial.
John Gruber
Keputusan menunjuk Ternus mengindikasikan Apple mengutamakan pengalaman pengguna yang solid dan produk halus, meski harus membayar harga dalam inovasi teknologi AI.