Perjalanan Tesla Model X di Amerika Selatan: Tantangan Jaringan Pengisian dan Solusi Surya
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
19 Apr 2026
29 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perjalanan Sandro van Kuijck menunjukkan tantangan yang dihadapi pengguna kendaraan listrik di daerah terpencil.
Infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik di Chili masih terbatas, terutama di luar kota besar.
Penggunaan panel surya dapat memberikan solusi sementara untuk mengatasi masalah daya pada kendaraan listrik.
Sandro van Kuijck melakukan perjalanan tiga tahun menjelajah Amerika Selatan dengan Tesla Model X yang dimodifikasi untuk overlanding. Perjalanan dimulai dari tuktoyuktuk hingga Ushuaia melewati jalur Pan-American Highway yang menantang. Modifikasi termasuk dapur geser, sistem air mengalir, dan panel surya yang membantu daya cadangan.
Saat mencapai daerah terpencil Chili, Tesla menghadapi kendala energi akibat kondisi medan tinggi dan angin keras meningkat konsumsi baterai. Jaringan pengisian kendaraan listrik di wilayah tersebut sangat terbatas, menyebabkan Sandro terpaksa menggunakan panel surya 287-watt untuk mendapatkan tambahan jarak tempuh yang sangat terbatas. Bantuan generator darurat juga menjadi solusi sementara.
Kejadian ini mengungkap kelemahan infrastruktur pengisian EV di Amerika Selatan yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar. Tesla dan Copec merencanakan ekspansi jaringan Supercharger untuk memperbaiki kondisi ini pada 2026. Perluasan ini akan meningkatkan kemudahan perjalanan EV jarak jauh dan mengurangi risiko kehabisan daya di jalur terpencil.
Analisis Ahli
Dr. Andi Santoso, Pakar Energi Terbarukan
Penggunaan panel surya sebagai cadangan daya pada kendaraan listrik merupakan langkah inovatif, namun kapasitasnya masih terbatas untuk skala pengisian kendaraan secara signifikan. Infrastruktur pengisian yang memadai adalah kunci utama untuk keberhasilan EV di wilayah dengan medan ekstrem.


