Funding Rate Negatif Terdalam Sejak 2023 Jadi Pertanda Kenaikan Bitcoin
Finansial
Mata Uang Kripto
16 Apr 2026
282 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Tingkat pendanaan negatif dapat menunjukkan potensi kenaikan harga Bitcoin.
Data historis menunjukkan bahwa kondisi pasar dengan tingkat pendanaan negatif sering kali bertepatan dengan titik terendah.
Posisi short yang tinggi dapat menjadi bahan bakar untuk pergerakan harga yang lebih tinggi di pasar Bitcoin.
Funding rate Bitcoin telah mencapai level negatif terbesar sejak 2023, sekitar -0,005% selama rata-rata tujuh hari. Fenomena ini biasanya menandai bahwa banyak trader mengambil posisi short dalam kontrak perpetual futures dengan harapan harga turun. Meskipun begitu, harga Bitcoin terus menanjak melewati 75.000 USD, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara sentimen dan harga pasar.
Data dari Glassnode menegaskan bahwa ketika funding rate negatif, short membayar long sebagai bentuk penalti agar harga di kontrak futures tetap sinkron dengan harga spot. Sepanjang periode Maret dan April, Bitcoin malah menguat dari kisaran 60.000-an ke 75.000-an, memperlihatkan bahwa posisi short terlalu banyak dan berpotensi memicu short squeeze.
Sejarah menunjukkan level funding rate negatif ekstrem mengiringi titik bottom Bitcoin di beberapa kejadian krisis besar seperti pandemi COVID-19, pelarangan penambangan di China, atau krisis FTX. Kondisi negatif funding rate yang berkelanjutan saat ini mengindikasikan potensi reli harga lebih lanjut karena likuidasi posisi short yang luas bisa mendorong harga naik tajam.
Analisis Ahli
PlanB
Funding rate negatif ekstrem biasanya menandakan akumulasi posisi short yang siap mengalami squeeze, memberi sinyal kuat bawah pasar dengan potensi upside yang signifikan.Anthony Pompliano
Negatif funding rate berkepanjangan di tengah harga naik menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya bullish, namun ini sering kali menjadi penyebab reli besar berikutnya.

