Bitcoin Tertahan di Rp 1.25 miliar ($75.000 K) arena Investor Ambil Untung, Pasar Masih Hati-hati
Finansial
Mata Uang Kripto
16 Apr 2026
307 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Aktivitas profit-taking meningkat, menunjukkan bahwa investor menjual saat harga naik.
Permintaan di pasar Bitcoin tidak merata antara berbagai bursa, dengan Binance menunjukkan aktivitas yang lebih agresif.
Sentimen pasar membaik tetapi masih terdapat ketidakpastian, terlihat dari posisi negatif funding rates.
Harga Bitcoin telah naik hampir 10% dalam bulan ini dan mencapai sekitar Rp 1.25 juta ($75.000) , namun rally harga tersebut terhenti karena resistensi kuat di level ini. Data on-chain seperti realized profit/loss menunjukkan bahwa banyak investor sedang menjual untuk mengambil keuntungan sehingga tekanan jual membuka peluang koreksi harga.
Indikator realized profit/loss 30 hari EMA berada di angka 1,16 yang menandakan profit-taking besar-besaran, dengan transaksi mencapai Rp 19.04 triliun ($1,14 miliar) hanya pada satu hari saat Bitcoin hampir menyentuh Rp 1.27 juta ($76.000) . Aktivitas pembeli terkonsentrasi di bursa Binance, sementara bursa lain seperti Coinbase menunjukkan permintaan yang lebih lemah.
Sentimen pasar masih berhati-hati dengan funding rate negatif dan dominasi opsi put sebagai bentuk proteksi dari risiko penurunan harga. Hal ini menunjukkan kondisi pasar sedang konsolidasi dan belum mengalami lonjakan permintaan yang cukup kuat sehingga pergerakan harga akan sulit menembus resistensi utama tanpa mereda tekanan jual.
Analisis Ahli
Vikram Subburaj
Sentimen membaik tapi keyakinan belum penuh karena funding rate masih negatif dan aktivitas on-chain melambat, menandakan pasar sedang dalam konsolidasi dan tidak mengalami overheat.

