TLDR
Model AI seperti Mythos dapat meningkatkan risiko eksploitasi kerentanan sistem. Evaluasi keamanan siber harus terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi AI. Dasar-dasar keamanan siber yang kuat sangat penting untuk melindungi sistem dari ancaman baru. Model AI terbaru dari Anthropic, Mythos, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengeksekusi serangan siber multi-tahap secara otonom. Mythos diluncurkan pada April 2026 dan diuji oleh Institusi Keamanan AI (AISI) dengan hasil signifikan jauh lebih baik dibandingkan model sebelumnya.Dalam simulasi serangan yang kompleks bernama 'The Last Ones', Mythos berhasil menyelesaikan rata-rata 22 dari 32 langkah serangan dan menuntaskan skenario penuh dalam beberapa percobaan, mengungguli model AI lain seperti Claude Opus 4.6. Simulasi ini menilai potensi serangan pada jaringan perusahaan dengan keamanan lemah.Hasil evaluasi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa AI dapat mempermudah eksploitasi sistem pertahanan yang kurang kuat dan mengancam keamanan digital di dunia nyata. Evaluasi di masa depan akan memperhatikan lingkungan yang lebih realistis dengan sistem pertahanan aktif agar bisa mengukur kemampuan AI dengan lebih akurat.