Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inovasi Energi Surya dari Kayu: Menyimpan dan Menghasilkan Listrik Setelah Matahari Terbenam

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (3h ago) climate-and-environment (3h ago)
12 Apr 2026
213 dibaca
1 menit
Inovasi Energi Surya dari Kayu: Menyimpan dan Menghasilkan Listrik Setelah Matahari Terbenam

Rangkuman 15 Detik

Sistem berbasis kayu yang dikembangkan dapat menyimpan dan mengelola energi secara efisien.
Penggunaan material seperti phosphorene dan asam stearat meningkatkan performa penyimpanan energi.
Inovasi ini memiliki potensi untuk diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk elektronik dan bahan bangunan.
Para peneliti mengembangkan sistem energi surya baru berbasis kayu yang dapat menyerap, menyimpan panas, dan menghasilkan listrik walau tanpa sinar matahari. Teknologi ini memanfaatkan struktur mikro alami kayu balsa yang dimodifikasi secara kimia dan dilapisi dengan bahan penyerap cahaya berteknologi tinggi. Kayu delignifikasi diproses dengan lapisan phosphorene hitam yang dilindungi oleh jaringan tanin dan ion besi, serta ditambah nanopartikel perak untuk meningkatkan penyerapan cahaya. Saluran kayu dipenuhi stearic acid sebagai bahan penyimpan panas fase-pindah yang bekerja bersama generator termoelektrik untuk mengubah panas menjadi listrik. Inovasi ini menawarkan penyimpanan energi yang efisien dan tahan lama dengan performa stabil setelah banyak siklus pemanasan dan pendinginan. Jika mampu dikembangkan secara komersial, teknologi ini berpotensi merevolusi sistem tenaga surya mandiri, memperluas penggunaannya dan meningkatkan keandalan energi terbarukan.