Truk Listrik Masif Ramaikan GIICOMVEC 2026, Transformasi Logistik Ramah Lingkungan
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
11 Apr 2026
311 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Truk listrik semakin populer di Indonesia sebagai solusi ramah lingkungan dalam industri logistik.
Pameran GIICOMVEC 2026 menyoroti inovasi terbaru dalam kendaraan komersial, khususnya truk listrik.
Produsen kendaraan komersial seperti Sany, JAC Motors, dan Foton menunjukkan komitmen mereka terhadap teknologi kendaraan listrik.
Pameran GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 menampilkan berbagai truk listrik terbaru untuk sektor logistik dan pertambangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Produksi truk listrik dari beberapa produsen asal China seperti Sany, JAC Motors, dan Foton menjadi sorotan utama dalam ajang tersebut. Pameran ini bertujuan memperkenalkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi modern dan ramah lingkungan di Indonesia.
Sany memperkenalkan SE588 EV, truk besar dengan baterai 588 kWh yang bisa diisi ulang cepat dalam waktu kurang dari 55 menit, mampu menempuh jarak hingga 240 kilometer. JAC Motors menghadirkan UrbanMover N90 EV yang lebih ringan dengan kapasitas baterai 106,95 kWh dan harga Rp740 juta selama pameran. Foton menampilkan eTruck Mate untuk logistik perkotaan dengan kapasitas angkut 1 ton dan harga sekitar Rp370 jutaan.
Inovasi kendaraan listrik untuk kendaraan komersial ini diharapkan mendorong transisi ke transportasi yang lebih ramah lingkungan serta meningkatkan efisiensi operasional di sektor logistik dan pertambangan. Hal ini pun membuka peluang pasar baru di Indonesia dan menjadi langkah penting untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi berat.
Analisis Ahli
Andi Wijaya, Pakar Transportasi dan Energi Terbarukan
Perkembangan truk listrik ini menunjukkan komitmen kuat untuk mengurangi polusi dan ketergantungan bahan bakar fosil dalam transportasi komersial. Infrastruktur charging yang cepat dan kapasitas baterai besar adalah kunci keberhasilan penetrasi kendaraan listrik di sektor berat.


