TLDR
Defek struktural dalam semikonduktor organik dapat meningkatkan performa emisi cahaya. Penelitian ini mengubah pandangan bahwa defek selalu merugikan kinerja material. Strategi desain baru dapat dibuat dengan memperkenalkan dan mengontrol defek untuk meningkatkan fungsionalitas material. Peneliti di Rice University berhasil mengungkap penyebab perilaku aneh cahaya pada semikonduktor organik 9,10-bis(phenylethynyl)anthracene yang telah lama menjadi misteri. Dua sinyal absorpsi dan emisi yang berbeda ternyata berasal dari dua proses fisik yang berbeda secara bersamaan di dalam material tersebut.Melalui kombinasi eksperimen spektroskopi dan simulasi, ditemukan bahwa interaksi antara eksitons dan keadaan transfer muatan menyebabkan perilaku absorpsi yang tidak biasa. Selain itu, cacat struktural berupa pasangan molekul yang membentuk bentuk X menciptakan jebakan energi yang mengubah cara cahaya dipancarkan.Temuan ini menunjukkan bahwa cacat bukanlah kelemahan, melainkan justru meningkatkan proses triplet-triplet annihilation yang meningkatkan efisiensi konversi dan emisi energi. Strategi desain material baru yang mengontrol cacat secara sengaja berpotensi muncul untuk meningkatkan performa perangkat optoelektronik seperti sistem tenaga surya dan sensor.