Metode Murah Ubah Limbah Plastik Jadi Bensin dan Diesel Ramah Lingkungan
Sains
Iklim dan Lingkungan
09 Apr 2026
216 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Metode baru konversi plastik menjadi bahan bakar lebih efisien dan ramah lingkungan.
Penggunaan garam lebur sebagai media reaksi menawarkan pendekatan baru dalam penelitian kimia.
Potensi untuk mengurangi limbah plastik dan menghasilkan bahan bakar berkelanjutan sangat signifikan.
Para peneliti di Oak Ridge National Laboratory menemukan cara baru mengubah plastik polyethylene menjadi bahan bakar seperti bensin dan diesel menggunakan campuran garam molten pada suhu rendah sekitar 200°C. Metode ini jauh lebih hemat energi dan murah dibandingkan cara konvensional yang memerlukan suhu hingga 500°C.
Metode ini memanfaatkan garam molten yang mengandung aluminium klorida untuk memecah rantai polimer panjang menjadi molekul bahan bakar lebih kecil tanpa perlu katalis mahal atau hidrogen tambahan. Teknik pengamatan canggih menunjukkan aluminium dalam garam menciptakan titik asam yang memecah plastik dan menghasilkan 60% bensin berkualitas tinggi.
Teknologi ini dapat diintegrasikan dalam skala industri untuk mengatasi limbah plastik yang terus meningkat dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Meskipun begitu, garam aluminium masih menghadapi masalah higroskopis yang perlu diperbaiki agar tahan lama dan stabil untuk penggunaan jangka panjang.
Analisis Ahli
Zhenzhen Yang
Penggunaan garam molten tanpa katalis atau pelarut organik pada suhu rendah membuka peluang baru dalam daur ulang plastik yang efisien dan ekonomis.Liqi Qiu
Material polimer tersedia dalam jumlah besar dari limbah konsumen, sehingga sistem katalis murah ini dapat menjadi solusi industri yang menjanjikan.

